Polisi Ringkus Pelaku Pencuri Sepeda dan Jemuran yang Viral di Instagram

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua pelaku yang mencoba untuk kabur dan melawan saat akan ditangkap

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Pelaku pencurian sepeda dan jemuran di kawasan Jalan Rama 6, 8, Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang berhasil diamankan Satreskrim Unit Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang, Kamis (27/5/2021).

Read More

Penangkapan pelaku yang videonya viral di sosial media Instagram itu dipimpin langsung Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa.

Polisi berhasil mengungkap pelaku berkat informasi dan petunjuk video CCTV.

Kedua pelaku yang mengetahui akan ditangkap sempat mencoba melarikan diri dan melawan petugas, hingga akhirnya diberikan tindakkan tegas dan terukur oleh petugas.

“Iya pak, saya yang mencuri sepeda yang viral itu. Dalam satu bulan ini sudah empat kali mencuri sepeda, setiap mencuri berdua bersama Hendra,” ujar Pelaku Dwijayanto (30) yang merupakan warga Jalan Embacang Lorong Terusan Kecamatan IB II Palembang saat di temui di Mapolrestabes Palembang, Jumat(28/5/2021).

Hasil pencurian yang berhasil diambil dijual keduanya di kawasan Cinde Palembang dengan harga  Rp 300 ribu satu unit.

“Uangnya dibagi rata berdua dengan Hendra. Terakhir mencuri terpaksa butuh uang karena istri mau melahirkan, sisanya dipakai foya-foya berjudi slot dan beli sabu,” jelasnya

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail membenarkan telah menangkap kedua pelaku pencuri sepeda yang viral.

“Benar keduanya sudah ditangkap Unit Ranmor, dan kini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku ini sudah meresahkan warga atas aksinya mencuri di barang barang warga yang ada di teras rumah,” ungkap Tri.

Tri menuturkan bahwa untuk modus pencurian mereka ini tidak ada target, akan tetapi dilakukan secara acak, mobile dan berkeliling saja di wilayah rumah warga.

“Melihat target sepeda yang diletakkan di luar rumah, mereka baru beraksi kemudian mengambil sepeda di malam hari atau dini hari saat penghuni rumah sudah tertidur lelap,” ujarnya.

Untuk kedua pelaku kini masih dikembangkan apakah ada aksi aksi di lokasi lainnya.

“Atas ulah nya pelaku akan diterapkan pasal 363 KUHP ancaman 5 tahun penjara,”katanya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.