Palembang, Sumselupdate.com – DPRD Kota Palembang menggelar rapat paripurna ke 13 masa persidangan II membahas jawaban Plh Walikota Palembang terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi, pada Selasa (31/7/2018).
Plh Walikota Palembang Harobin Mustopa mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada fraksi-fraksi atas pemandangan umum terhadap rancangan Perda Kota Palembang tahun anggaran 2018.
“PDIP yang disampaikan Ali Syaban, terkait perencanaan penggunaan anggaran agar dilaksanakan secara transparan, maksimal, efektif, efisien serta harus tepat waktu. Hal ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.
Harobin menjelaskan, untuk program-program prioritas yang membantu memecahkan masalah dan memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, pada dasarnya pihaknya sependapat.
“Terima kasih atas persetujuan fraksi PDIP terhadap Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2018 untuk dibahas lebih mendalam pada komisi-komisi DPRD Kota Palembang,” katanya.
Mengenai evaluasi sistem manajemen perubahan PT SP2J, lanjut Harobin, terkait dana subsidi operasional yang diberikan hal ini akan ditindaklanjuti melalui dewan komisaris.
Sedangkan mengenai perbaikan dan pembangunan kantor-kantor lurah, hal itu akan ditindaklanjuti dan akan dianggarkan secara bertahap. “Mengenai keberadaan operasional mobil sampah yang tidak layak, ini menjadi perhatian kami,” paparnya.
Sementara itu, terhadap Fraksi Demokrat yang disampaikan Suhardi, Harobin menyatakan, mengenai harapan saudara agar pemerintah Kota Palembang dapat memperhatikan segera memperbaiki trotoar di luar pagar Masjid Agung yang rusak.
Dapat dijelaskan bahwa perbaikan trotoar Masjid Agung akan dikerjakan oleh Balai Besar pelaksanaan jalan wilayah lima yang satu paket dengan perbaikan trotoar Jembatan Ampera. hal ini akan segera dilaksanakan sebelum Asian Games 2018.
“Agar Pemerintah kota Palembang dapat menempati petugas khusus di seputaran Benteng Kuto Besak untuk mengatasi sampah yang terbawa arus serta menyiapkan tempat penampungan khusus dan transportasi sampah sehingga tidak mengganggu pemandangan dan kenyamanan pengunjung BKB hal ini akan menjadi perhatian kami,” ucapnya.
Harobin menambahkan, terkait pandangan pandangan umum Fraksi Golkar yang disampaikan Endang Larasati Laila Sari mengenai harapan saudara agar Pemerintah Kota Palembang dapat membangun kantor camat pemekaran dan kantor lurah yang tidak layak hal ini akan ditindaklanjuti
“Mengenai masih adanya becak dan gerobak yang melintas di jembatan Ampera pada jam sibuk kiranya pemerintah Palembang dapat menempatkan petugas, terutama di daerah Seberang Ulu dapat kami jelaskan bahwa untuk kendaraan becak dan bentor yang melintas di Jembatan Ampera sudah berulang kali diterbitkan dan kami sudah menurunkan petugas Dishub,” pungkasnya. (syd)











