Pleno KPU Ogan Ilir Resmi Diskualifikasi Pasangan Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak

Suasana rapat pleno yang digelar anggota KPU Ogan Ilir, Senin (12/10/2020) malam.

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir secara resmi mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) nomor 2 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020 nanti.

Bacaan Lainnya

Pembatalan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir pertahana ini karena diduga melanggar administrasi sesuai dengan rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Ogan Ilir yang disampaikan kepada KPU setempat pada 5 Oktober.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno yang digelar anggota KPU Ogan Ilir, Senin (12/10/2020) malam ini.

Dalam jumpa pers, Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati mengatakan, pembatalan pasangan calon nomor urut 2 untuk melaksanakan ketentuan Pasal 71 ayat 5 UU No 1 tahun 2015.

Menurut Massuryati, keputusan tercata dengan nomor SK No 263/HK.0.1-kpt/1610/KPU-KAB/X/2020 tentang pembatalan penetapan pasangan calon peserta Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir tahun 2020.

Massuryati mengatakan, keputusan itu diambil setelah adanya rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir pada 5 Oktober lalu.

Ditambahkannya, pasangan calon ini masih ada ruang upaya hukum atau melakukan hal-hal peraturan sesuai perundangan-undangan berlaku.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Ogan Ilir Darmawan Iskandar didampingi Anggota Bawaslu Ogan Ilir Karlina dan Idris, siang tadi mengatakan, rekomendasi diskualifikasi paslon nomor urut 2, Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak, diduga melakukan pelanggaran terkait rotasi pejabat dan hal-hal lain yang menguntungkan pasangan tersebut.

“Perlu kami tegaskan, rekomendasi Bawaslu Ogan Ilir adalah dari laporan, bukan temuan. Sesuai kewenangan, kami mempunyai kewajiban untuk menindaklanjuti dan memproses pelanggaran terhadap laporan yang disampaikan oleh peserta, pemantau atau warga negara yang mempunyai hak pilih di wilayah Ogan Ilir,” kata Darmawan.

Darmawan mengatakan, rekomendasi yang disampaikan Bawaslu Ogan Ilir terkait dengan penggunaan dan pelaksanaan ketentuan aturan sesuai Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016, maupun peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020.

“Pada ketentuan rekomendasi, ada dugaan pelanggaran terhadap Pasal 71 Ayat 3 Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016. Sekaligus kami menyampaikan imbauan kepada KPU Ogan Ilir, bahwa dalam ketentuan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Sebagaimana diketahui, dalam Pilkada Ogan Ilir diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan HM Ilyas Panji Alam–H Endang PU Ishak (IPA-EPU) dan pasangan calon Panca Wijaya Akbar-Ardhani.

Pada pengambilan nomor urut yang digelar 24 September 2020 lalu, pasangan Panca Wijaya Akbar-Ardhani mendapat nomor urut satu.

Sedangkan pasangan HM Ilyas Panji Alam–H Endang PU Ishak mendapatkan nomor urut dua. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.