PJ Bupati Ogan Ilir Bersama Kabid PRL DKP Sumsel Sebar 81.200 Ekor Benih Ikan Jelawat 

PJ Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrial menebar 81.200 ekor benih ikan jelawat di perairan Sungai Kelekar, Rabu (21/10/2020).

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Guna menjaga kelestarian ekosistem ikan endemik di perairan umum daratan, PJ Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrial menebar 81.200 ekor benih ikan jelawat di perairan Sungai Kelekar, Rabu (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Aufa Syahrial didampingi Kabid Pengelolaan  Ruang Laut (PRL) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumsel M Imron, Ketua Komisi 2 DPRD Ogan Ilir M Ali, Sekretaris Komisi 2 DPRD Afrizal,  Kadiskannak Fachruddin, Kabid Perikanan Tangkap DR Hasan Hery, Spt, Msi, dan Kasi Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Siti Banjar Kaswari, Spi.

Kegiatan restocking tersebut bersumber dari dana DKP Sumsel.

“Insya Allah kita juga akan melaksanakan restocking sumber APBD Ogan Ilir sebanyak 105.000 ekor benih ikan patin yang seremonialnya digabung dengan acara Konversi BBM-BBG 10 November nanti. Untuk program konversi BBM-BBG 2020 dilaksanakanoleh Ditjen Migas Kemen ESDM OI yang memperoleh alokasi 617 paket bantuan untuk nelayan perairan umum daratan yang tersebar di 26 desa dalam 7 kecamatan,” jelas Kadisnakkan Ogan Ilir, Fachruddin kepada PJ Bupati Aufa Syahrial.

Adapun isi paket bantuan dari Sumsel adalah satu unit mesin merk Honda, dua buah tabung gas ukuran 3 kg, satu unit konverter KIT, satu buah gas kit, satu buah kipas perahu.

Menurutnya pada acara rapat koordinasi persiapan bantuan konversi BBM-BBG 15 Oktober 2020.

Bahkan menurut Fachruddin pihaknya juga sudah menyiapkan bantuan alat tangkap bagi tiga kelompok nelayan yaitu KUB Sejahtera Desa Sungai Rotan, KUB Haraoan Maji Desa Ulak Kembahang 2 (Pembar), KUB Muda Sepakat Desa Sungai Buaya Pemulutan, seperti jaring,pengilar, mata pancing, dan senar.

Sementara itu, PJ Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrial mengucapkan terima kasih atas bantuan dan diharapkan di masa mendatang tetap diberikan bantuan secara berkelanjutan.

Dikatakannya, dari sisi wisata perairan tersebut berpotensi sebagai eco wisata, apalagi di dekat BBI ada taman Firdaus Unsri.

“Kedepan fasilitas akan lebih baik, pengadaan kapal hovercraft yang dapat digunakan juga untuk mendukung kinerja pemerintah daerah dalam mengawasi perikanan di rawa lebak,” ujarnya.

Kabid Pengelolaan  Ruang Laut (PRL) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumsel M Imron mengharapkan restocking benih ikan jelawat nantinya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Semoga ikannya nanti dapat berkembang biak di alam terbuka sehingga bisa menjaga kelestarian ikan endemik di perairan Sungai Kelekar,” jelasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.