Pj Bupati Muba Kumpulkan Pimpinan Perusahaan BUMD

Selasa, 2 Mei 2017

Sekayu, Sumselupdate.com – Pj Bupati H Yusnin memanggil pimpinan PT Petro Muba Holding beserta anak perusahaan di bawah nangungan BUMD Pemkab Musi Banyuasin.

Dalam pertemuan dengan para pimpinan perusahan milik daerah tersebut, ia secara detil mendengarkan paparan mengenai kondisi terkini dari perusahaan masing-masing.

Read More

Direktur Utama Petro Muba M Khadafi SE, dalam paparanya menyampaikan beberapa poin, di antaranya mengenai kendala dan permasalahan yang dihadapi, ia juga menyampaikan rencana kerja perusahaan, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

“Secara keseluruhan ada beberapa hal yang menjadi kendala pada perusahaan ini, yaitu masih kurang memadainya infrastrukur pendukung serta di sisi jumlah sumber daya manusia, kita juga masih kurang,” jelasnya di hadapan peserta rapat, Selasa (2/5/2017).

Khadafi juga  menyampaikan beberapa  rencana kerja yang sedang dan akan dilaksanakan diwaktu yang akan datang diantaranya pemanfaatan gas untuk masyarakat, pemanfaatan sumur tua minyak bumi serta optimalisasi anak perusahan dengan harapan dapat berkontribusi pada pemkab dalam Bentuk PAD.

Yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut ialah mengenai penyelesaian permasalahan listrik terutama yang ada di kecamatan Lalan, serta mengenai kerjasama BUMD dan Pertamina dalam pengelolan sumur tua minyak bumi.

Sementara itu, Pj Bupati H Yusnin mengintruksikan kepada PT Muba Elektrik Power (MEP) anak perusahaan Petro Muba Holding untuk sesegera mungkin mengambil langkah-langkah dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik di Kecamatan Lalan yang saat ini masih belum tercukupi.

“Peran BUMD ini selain ditujukan untuk menambah PAD ialah membantu pemerintah dalam mensejahterakan masayarakat, dalam hal ini pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat. Jangan khawatir, Pemkab  senantiasa mendukung tiap kegiatan terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat,” kata Yusnin.

Apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakan ground breaking pembangunan Power plant di lalan yang diperkirakan memakan waktu 1,5 tahun pembagunannya , Pembangunan itu diharapkan dapat mengatasi permasalahan listrik di Lalan.

“Sementara belum dibangun, pihak perusahaan harus mencarikan solusi sementara dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,’’ tegasnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts