PALI, Sumselupdate.com – Meskipun tanggal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten PALI belum dipastikan, namun bakal calon kepala desa (cakades) sudah mulai bermunculan.
Bahkan, beberapa dari cakades sudah memperkenalkan dirinya ke masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Sedikitnya 20 desa di kabupaten PALI bakal digelar Pilkades, Desember mendatang.
Seperti, Suharto, pria yang kesehariannya bekerja sebagai pendamping Desa asal Desa Betung Selatan Kecamatan Abab mulai gencar mengenalkan dirinya yang akan maju di Pilkades di Desanya.
“Insya allah saya siap mencalonkan diri jadi Kades, tinggal nunggu pembentukan panitia saja dan menunggu instruksi dari BPMPD Kabupaten PALI,” ujarnya.
Ditambahkan Sururi, mantan kepala Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi, bahwa di desanya sudah banyak bakal calon Kades yang bermunculan seolah tidak sabar ingin segera proses pemilihan kepala Desa segera digelar.
“Kalau saya sendiri tidak berminat lagi untuk menjadi Kades kembali, namun yang lain sudah banyak yang terang-terangan akan nyalon Kades.Mereka (bakal calon Kades-red) sering menanyakan kapan proses Pilkades dimulai seolah tidak sabar lagi,” ungkapnya.
Menyikapi banyaknya bakal calon Kades di Desa-desa yang sudah habis masa jabatannya, Arif Firdaus kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) meminta masyarakat sedikit bersabar karena Pilkades serentak yang baru pertama kali akan di gelar di Bumi Serepat Serasan tinggal menunggu Peraturan Bupati (Perbup).
“Perdanya sudah di sahkan DPRD PALI, hanya Perbupnya yang belum. Apabila Perbup sudah keluar, kita akan segera sosialisasikan dan langsung membentuk kepanitiaan di masing-masing Desa yang akan menggelar Pilkades,” jelas Arif.
Diakuinya bahwa masalah biaya dan teknis tidak ada kendala lagi.
“Teknis Pilkades serentak kita akan mencontoh Kabupaten Muaraenim dan Musi Banyuasin, karena dua Kabupaten tersebut telah melaksanakan Pilkades serentak dengan sukses. Kalau dananya, sudah kita siapkan dan rencananya setiap Desa dibantu sebesar Rp15 juta. Kita tegaskan, Desember bisa kita laksanakan, karena hanya menunggu Perbup saja,” bebernya. (adj)











