Pertanian di Kabupaten OKI Tahan Terhadap Guncangan Pandemi

Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati OKI Iskandar.

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com-Sektor pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan salah satu bidang perekonomian yang sangat tahan terhadap guncangan Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Sektor pertanian menjadi andalan kita saat menghadapi pandemi Covid-19. Saat negara lain terkoreksi ekonominya karena resesi kita masih mampu bertahan karena tertolong sektor ini,” ungkap Gubernur Sumsel Herman Deru yang hadir pada Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-75 Kabupaten OKI, Minggu (11/11/20).

Deru mengatakan, OKI merupakan tiga besar lumbung pangan yang turut menopang perekonomian Sumatera Selatan (Sumsel).

“Ini luar biasa akselerasi bidang pertanian di OKI, dari hanya 500 ribu ton gabah kering, pada 2013 naik hampir 100 persen, jadi 1 juta ton per tahun. Pencapaian luar biasa Pak Bupati dan petani di OKI,” ungkap Deru

Gubernur Deru juga optimis OKI berpeluang jadi lumbung pangan nomor satu di Sumsel karena ketersediaan lahan yang masih luas.

“Upaya-upaya ekstensifikasi maupun intensifikasi saya yakin daerah ini akan menjadi lumbung pangan nomor satu di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Bupati OKI Iskandar, SE, mengatakan, sektor pertanian di OKI terus didorong oleh pemerintah daerah untuk terus maju, mampu tumbuh di tengah Pandemi Covid-19.

Iskandar mengatakan, berkat kerja keras petani, produksi lahan pertanian di OKI terus meningkat, termasuk pada masa pandemi Covid-19.

Selama pandemi Covid-19,  produktivitas lahan di OKI mencapai 135.056 ton gabah kering (GKG) atau setara 86.096 ton beras. Dengan kata lain, produksi beras di OKI surplus, bahkan dipasok ke daerah lain.

Kepala Dinas (Kadis) KPTH OKI Syahrul mengatakanz realisasi target rencana luas tanam sudah mencapai setengahnya.

“Dari total rencana lahan di OKI yang akan dipanen seluas 172.524 hektar, sudah terealisasi 43.272 hektar,” ujar dia

Untuk hasil panen, imbuh Syahrul, realisasi produksi gabah kering per tahun adalah 219.432 ton dari rencana produksi 219.432 ton dan target produksi beras 557.729 ton, terealisasi 139.888 ton.

“Kebutuhan Kabupaten OKI dalam satu tahun 96.725 ton beras, artinya surplus kita dalam 1 tahun adalah 461.4 ton beras,” ujar dia. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.