Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com — Robi (25) pelaku utama pembantaian terhadap Hartono yang tewas di Lorong Jambu Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Gandus, Palembang, akhirnya menyerahkan diri.
Di hadapan polisi, pelaku mengatakan alasan melakukan perbuatan tersebut karena korban telah melukai tangan Toni Adrizal yang merupakan kakak pelaku.
Latar belakang peristiwa berdarah ini akhirnya terungkap. Korban ternyata diketahui menjalin hubungan asmara (perselingkuhan) dengan kakak perempuan pelaku.
“Korban dengan kakak aku sempat cek cok mulut lantaran mempertanyakan tanggung jawab terhadap ayuknya (Juniati) yang telah melahirkan anak korban berumur 3 bulan. Namun, belum dinikahinya,”ujar Robi kepada Sumselupdate.com, Selasa (28/7/2020).
Ia mengungkapkan korban sudah mempersiapkan parang di kedua tangannya dan langsung menyerang kakak korban (Toni) sampai ke rumah pelaku.
Melihat kakaknya diserang Robi mengambil parang juga dan menyerang korban hingga kedua bilah parang korban terjatuh.
Lalu korban berlari masuk rumahnya dan dikejar Robi hingga membacok korban menggunakan parangnya ke leher korban dan tubuh lainnya secara membabi buta hingga tewas.
Mengetahui dikejar warga Robi pun lari kebelakang rumah melewati rawah hingga berhasil meloloskan diri dari kejaran warga.
Robi menjelaskan kedua orang pria yang telah ditangkap adalah kakaknya Toni dan ayahnya Mustofa.
“Ayah saya itu dak salah apo-apo. Karena kejadian iya memisah,”katanya.
Ia mengaku hilang selama empat hari menghilang ke Mata Marah, Kalidoni tempat temannya.
Sementara itu, Kapolsek IB II, Kompol Dudi membenarkan bahwa pelaku menyerahkan diri lantaran mempertanggung jawabkan perbuatannya.
“Iya di pelau utama yang viral di Medsos mengapak leher korban dan menyerahkan diri ke Polsek IB II pukul 09.00wib,”katanya.
Dari keterangannya parang tersebut sudah dibuang korban di rawah. Dan atas tindakannya tersebut pelaku terjerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Sebagaiamana diberitakan, Warga Jalan Kadir TKr, Lorong Jambu, Kelurahan 36 ilir, Kecamatan Gandus, Tangga Buntung Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak heboh.
Pasalnya, salah seorang warganya bernama Hartono (50) tewas dibacok empat pelaku yang masih tetangga depan rumah korban, Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban Hartono tewas di dalam rumahnya dengan mengalami luka bacok di bagian leher dan bagian tangannya.
Aksi pembunuhan sadis ini terjadi di depan istri korban bernama Ningsi (46).
Korban sempat dilarikan RS AK Gani Palembang, namun akhirnya mengembuskan napas terakhir di tengah perjalanan.
Ruslan teman korban mengatakan, aksi pembunuhan ini diduga kuat dilatari dendam.
Ruslan mengaku, terakhir melihat sahabatnya itu saat shalat Isya bersama di masjid depan lorong tempat korban tinggal.
Usai shalat, menurutnya, korban Haryono pamit kepadanya untuk pulang karena ingin mengantar keponakanya pulang.
Nah, tak lama kemudian, dia mendengar korban tewas dibacok oleh tetangganya.
Dari informasi dihimpun Sumselupdate.com aksi pembunuhan ini saat korban dan istri tengah menonton televisi.
Saat asyik nonton, para pelaku menyeruak masuk dan melakukan aksi kejinya.(**)











