PALI, Sumselupdate.com – Meskipun akses penghubung alternatif antar kedua desa yakni, Desa Persiapan Madu Kincing dengan Desa Muara Ikan, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah dibangun sepanjang 6,7 kilometer dengan tahap pengerasan. Namun, ternyata masih 2,6 kilometer masih tersisa.
Kepala Desa Persiapan Madu Kincing, Irawan mengatakan, bahwa pengerasan yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda) meninggalkan 2,6 kilometer lagi yang belum dilakukan, sehingga kondisinya saat ini cukup memprihatinkan bagi masyarakat yang ingin keluar masuk ke desa tetangganya itu.
“Bisa dilihat sendiri pak ke lapangan, saat ini kalau kendaraan roda dua masih bisa melalui jalan ini untuk ke Desa Muara Ikan. Namun, kalau kendaraan roda empat, seringkali terperosok ke dalam lobang yang berlumpur, apalagi saat musim hujan tiba pak,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa memasukan pembangunan jalan tersebut di anggaran perubahan nanti. “Kami harap secepatnya bisa dibangun pak. Karena, banyak juga warga kami yang memiliki keluarga di desa tersebut, sehingga aktivitas antar desa sangat aktif,” pintanya.
Senada diharapkan, Kepala Desa Muara Ikan, Pausy Ahmad, bahwa dirinya sudah cukup sering melayangkan proposal ke pemrintah untuk segeranya dibangun akses menuju desanya tersebut, karena jalan menjadi permasalahan serius bagi perkembangan perekonomian desanya.
“Akses jalan ini memang menjadi urat nadi perekonomian desa. Kalau jalan terus begini, masyarakat kita tidak akan sejahtera. Harapan kita juga sama pak, mudah-mudahan tahun ini pembangunan bisa dilakukan di jalan penghubung desa kami dengan desa-desa sekitar,” pintanya. (adj)











