Palembang, Sumselupdate.com – Aksi perampokan menggunakan senjata api kembali terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Kali ini, peristiwa menegangkan tersebut terjadi di sebuah gerai Indomaret di Jalan Lintas Sekayu–Teladan, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 23.20 WIB.
Perampokan terjadi saat para karyawan tengah bersiap menutup toko. Pelaku masuk dengan membuka pintu rolling door, lalu melanjutkan aksinya dengan membuka pintu utama dan langsung masuk ke dalam gerai.
Setibanya di dalam, pelaku menodongkan senjata api ke arah kepala salah satu karyawan dan merampas telepon genggam milik korban. Selanjutnya, pelaku menuju meja kasir dan kembali mengancam karyawan lainnya untuk menyerahkan uang.
Kapolres Musi Banyuasin Ruri Prastowo mengatakan, pelaku sempat diperingatkan bahwa uang telah disimpan di dalam brankas. Namun, pelaku tetap memaksa karyawan untuk membukanya.
“Dalam kondisi tertekan dan di bawah ancaman, karyawan akhirnya menyerahkan uang tunai yang tersimpan di dalam brankas kepada pelaku,” ujarnya.
Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp19,8 juta.
Berdasarkan rekaman CCTV yang telah diamankan, pelaku terlihat seorang diri dengan mengenakan jaket hitam, celana hitam, serta helm yang menutupi identitasnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Muba langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.
Kasus ini diselidiki dengan sangkaan Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut, terlebih karena pelaku menggunakan senjata api.
“Setiap tindak pidana yang melibatkan ancaman kekerasan, terlebih menggunakan senjata api, menjadi prioritas penanganan kami. Tim di lapangan sedang bekerja maksimal untuk mengungkap identitas pelaku dan melakukan penangkapan secepatnya,” tegasnya.
Polda Sumsel juga mengimbau pelaku usaha, khususnya yang beroperasi hingga malam hari, untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk penggunaan CCTV dan pengamanan kas.
“Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku untuk segera melaporkan kepada kepolisian. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mempercepat pengungkapan kasus,” tambahnya.
Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan pihak kepolisian memastikan perkembangan kasus akan disampaikan secara transparan kepada publik.
(**)











