Palembang, Sumselupdate.com – Penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang dilakukan pemerintah Pusat untuk Provinsi Sumatera Selatan selama 4 bulan, tidak berdampak terhadap gaji pegawai dan pembangunan infrastruktur Asian Games.
Kepala Bapedda Sumsel, Ekowati Retna Ningsih, Kamis (01/8) mengatakan, pemberlakuan DAU pasti akan berdampak terhadap beberapa kegiatan yang harus dilakukan pada tahun 2016. Solusinya, pemerintah Provinsi harus mencari dana talangan untuk melakukan kegiatan.
“Ini bukan pemangkasan, tapi penundaan. Jadi pemprov harus cari solusi, nalangi dulu, jika DAU cair akan dibayar” ungkapnya.
Lebih lanjut Ekowati menyampaikan, pemberlakuan penundaan DAU tidak menggangu gaji pegawai. Masalah infrastruktur juga tetap jalan. Selain itu, pemerintah masih mengupayakan supaya yang telah dikerjakan bisa dibayar pada tahun 2016.
“Ya kalau tidak bisa dapat dana tersebut, kita duduk bersama dengan pihak ketiga. Karena kondisi pemerintah seperti ini, itu akan dipending pembayaran. Selain itu, kita sedang nyusun APBD perubahan. Kita sudah melihat draft Perpres yang telah turun, dan kita sudah lihat. Jadi kita sesuaikan dengan draft Perpres,” katanya.
Terpisah Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin menegaskan, sebagai konsekuensi terhadap penundaan DAU yang baru dibayar 4 bulan, pemerintah akan melakukan beberapa penundaan pekerjaaan yang tidak terlalu urgent.
“Insya Allah yang diprioritas ya diprioritas. Yang ditunda itu biaya perjalanan, rapat, dan lainnya. Yang bisa ditunggu bahkan bisa dibatalkan” ungkap Alex.
Ditegaskan Alex, masalah gaji pegawai tidak akan terganggu oleh penundaah DAU ini, terutama pembangunan infrastruktur untuk penunjang Asian Games 2018.
“Infrastruktur fisik, apalagi untuk penunjang Asian Games, tetap jadi prioritas. Gaji tidak akan dipotong tapi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) masih akan disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada,” pungkasnya. (adi)











