Pengusaha Sukses yang Memiliki Niat Tulus Membangun Kampung Halaman

Selasa, 21 Maret 2023
Agus Wahyudi, SH.

Laporan: Edwar Heryadi

DALAM dunia telekomunikasi wajah Agus Wahyudi, SH sudah sangat familiar. Pria kelahiran Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan 25 Agustus 1980 ini, merupakan pengusaha di bidang transportasi distibusi logistik telekomunikasi dari berbagai operator untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Read More

Menjadi wirausaha sukses tak terbayangkan sebelumnya bagi pria yang akrab disapa Yudi. Bagaimana tidak, sebelum menjadi pengusaha, Yudi hanya seorang pemuda yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kedua orangtuanya Didik Suwandi (65) dan almarhumah Maryana (meninggal tahun 2021 di usia 65 tahun), hanya seorang buruh penambang pasir di Sungai Saka Selabung, Kabupaten OKU Selatan.

Menginjak kelas IV SDN 1 Muara Dua, ayahandanya jatuh sakit. Untuk menyambung hidup sembari sekolah, Yudi yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara ini terpaksa menggantikan posisi ayah untuk bekerja mencari pasir dari dasar sungai untuk dijual ke para  pengepul.

Pekerjaan yang dilakoninya hingga Yudi menamatkan studinya di SMP 1 Muara Dua. Saat menjalani pendidikan di SMAN 1 Muaradua, Yudi bekerja menjual keripik singkong hasil olahan ibundanya.

Tdak seperti pemuda lainnya, di mana ketika liburan sekolah mereka berlibur, Yudi Muda malah sibuk menjadi kuli panggul dan berdagang kaset tape recorder di pasar mingguan di berbagai daerah di OKU Selatan.

Kerja keras dan pantang menyerah akhirnya berbuah manis. Menginjak tahun 2000 Yudi sukses menembus perguruan tinggi di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dengan mengambil jurusan Teknik Telekomunikasi.

Sembari kuliah, Yudi terus mengembangkan potensi diri. Hingga tahun 2003, Yudi berhasil menyelesaikan kuliahnya dan masuk tahun 2004-2015, Yudi diterima bekerja PT Nokia Siemens Network, sembari menjadi karyawan, Yudi muda melakoni Wirausaha jasa angkutan di bidang telekomunikasi sejak tahun 2010 dengan berpartner dengan PT Total Mandiri Selaras sampai dengan 2012 dan di tahun berikutnya merupakan tahun-tahun tersulit dalam berwirausaha.

Baru di tahun 2015 semua usaha berbuah manis dan di tahun itu juga Yudi muda berhenti kerja dan fokus berwirausaha.

Kemudian tahun 2018 kerinduan untuk bekerja datang lagi dan kali ini dia dipercaya menjabat Project Manager PT Telkom Infra.

Dari pengalaman bekerja itu, membuat suami Octavia Wijaya, SE ini banyak mengenal relasi khususnya di logistik telekomunikasi.

Atas inisiatifnya, tahun 2010 Yudi memberanikan diri membeli lima unit mobil pick up dengan cara kredit dan di akhir 2012 sebanyak empat mobil dijual kembali karena rekanan kerja sudah tidak dapat pekerjaan lagi di Sumbagsel.

Nah, barulah tahun 2015 semua usaha dan ketekunan berbuah manis setelah Yudi muda berpartner dengan  PT Tamaro Gok Asi (merupakan subcont DHL) dalam pengerjaan Project Huawei untuk Telkomsel, XL, H3I, MQM, dan Telkom.

Usaha distribusi logistik telekomunikasi yang dijalani ayah empat anak Kirana Athiyyah Fatih (15) SMA Negeri 1 Palembang kelas 1, Balaprada Rafif Nazurah (12) SMP IGM kelas 1, Misel Sabina Adima (8) kelas 2 SD IGM, Nicos Athalah Wahyudi (1), terus berkembang.

Dua tahun kemudian, Yudi dihubungi kembali oleh PT Total Mandiri Selaras untuk mengerjakan pengiriman barang telekomunikasi ZTE.

Selanjutnya, pada 2018, dirinya bekerja sama dengan PT Fan Indonesia Sejahtera yang merupakan subcont PT Agility/DSV yang mengerjakan Project Nokia sampai dengan saat ini.

Pada 2018 itu, atas saran dari seniornya Berd Ali yang juga seorang pengusaha, menyarankan untuk membuat Perseroan Terbatas.

Di bawah bendera PT Wijaya Ekanusa Transindo, usaha Yudi terus berkembang dan menjalin kontrak resmi dengan PT Total Mandiri Selaras dan PT Fan Indonesia Sejahtera,PT Xpresindo dan sebagian masih under personal.

Sejak tahun 2010 sampai dengan saat ini sudah hampir 7.000 pengiriman dikirimkan, usaha yang dirintisnya sudah melayani hampir seluruh distribusi logistik telekomunikasi untuk berbagai operator di Sumbagsel.

Agus Wahyudi, SH.

Ingin Membantu Masyarakat Susah

Pengalamannya sebagai pengusaha muda dan menjadi wirausaha sukses, tidak membuat Yudi cepat puas.

Sebagai putra asli OKU Selatan, dari lubuk hatinya yang paling dalam, ada keinginan mulianya untuk membantu masyarakat di tanah kelahirannya yang khususnya hidup di bawah garis kemiskinan.

Berangkat dari niat mulia itu, pada tahun 2024 nanti, dengan mengucapkan Bismilah¸Yudi dengan hati yang tulus mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan dapil 1 yang meliputi Kecamatan Muaradua, Buay Pemaca, Buay Sandang Aji, Tiga Dihaji, Runjung Agung, dan Kecamatan Buay Runjung.

“Berangkat dari niat tulus ini, saya siap menjadi penyambung aspirasi rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat OKU Selatan. Kalau saya terpilih nanti, seluruh gaji sebagai anggota dewan saya tidak akan ambil dan akan diberikan seluruhnya untuk membantu masyarakat,” kata lulusan sarjana hukum di STIHPADA Palembang ini.

Menjadi penyambung aspirasi masyarakat, Yudi memiliki visi dan misi. Untuk Visi: menuju OKU Selatan “OKE” (Objektif, Kreatif, dan Exellent).

Sedangkan Misi: Pengembangan ekonomi  kreatif perdesaan, peningkatan kualitas SDM dengan program beasiswa bagi siswa berprestasi ke perguruan tinggi dan berantas buta huruf alfabet dan Alquran.

Misi lainnya peningkatan edukasi masyarakat sehat, sungai bersih, dan pengolahan sampah terpadu, program sumur bor untuk desa yang kesulitan air bersih, dan program internet desa dengan free Wi-Fi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts