Pengunjuk Rasa Bertambah, Demonstrasi Penolakan Kenaikan BBM di Palembang Memanas!

Pengunjuk rasa dan aparat kepolisian berhadap-hadapan saat demonstrasi di Simpang Lima gedung DPRD Sumsel, Kamis (8/9/2022) sore.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi unjuk rasa penolakan kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan FSB NKEUBA dan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI di Simpang Lima gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 15.20 WIB, sempat berlangsung tegang.

Bacaan Lainnya

Situasi sempat tegang dipicu dari aksi bakar ban yang dilakukan oleh pengunjuk rasa. Aparat kepolisian bertindak dengan mendesak mundur massa dari kawat berduri untuk dapat memadamkan kobaran api.

Puluhan personel Bhabinkamtibmas diturunkan langsung ke tengah massa aksi untuk meredam ketegangan. Namun tak terhindarkan massa aksi dan aparat kepolisian terjadi dorong dorongan.

Bahkan, dua unit kendaraan taktis petugas menyemprotkan air ke arah kerumunan massa aksi.

Di sisi lain, massa aksi semakin bertambah setelah rombongan mahasiswa dari Universitas Tridinanti Palembang datang pada pukul 14.45 WIB.

Bahkan terlihat juga sejumlah pengemudi ojek online datang dengan mengenakan jaket berwarna hijau, ikut meramaikan demonstrasi.

Pantauan di lapangan, saat ini hanya mobil komando dari demonstran yang hanya ditarik mundur.

Sementara jumlah massa demonstran semakin bertambah di tengah situasi yang semakin mamanas. (**)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.