Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana berbeda tampak di Pasar Dempo Permai, Kota Pagaralam, Selasa (2/12). Memasuki hari kedua pelaksanaan Yustisi Peraturan Daerah, kawasan yang biasanya dipadati pedagang kaki lima (PKL) dan pembeli mendadak terlihat jauh lebih lenggang.
Lapak-lapak yang biasa memenuhi bahu jalan kini tidak tampak, menyusul kegiatan penertiban yang dilakukan Pemkot Pagar Alam bersama tim gabungan sejak 1 hingga 10 Desember 2025.
Polres Pagaralam turut menurunkan personel untuk mendampingi proses penertiban. Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK melalui Kabag Ops AKP Ramsi SH menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan untuk menekan pedagang, melainkan menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.
“Kami memaksimalkan pendampingan agar penertiban berjalan tertib dan humanis. Kehadiran personel di lapangan untuk menjaga situasi tetap aman serta menghindari gesekan antara petugas dan pedagang,” ujar AKP Ramsi didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur SH.
Penertiban ini merupakan bagian dari pelaksanaan Yustisi Peraturan Daerah Kota Pagar Alam Nomor 06 Tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perda Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pedagang Kaki Lima.
Selain menata kawasan pasar, langkah ini juga mendukung kelancaran kegiatan Sriwijaya Dempo Run 2025 yang akan berlangsung di sejumlah titik sekitar pasar.
Pada Senin pagi (1/12), Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha memimpin apel gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Dishub, dan Sat Pol PP.
Dalam amanatnya, Wako Ludi menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada pedagang.
“Dalam bertugas, petugas harus tetap menjaga etika, mengedepankan dialog, dan memberikan informasi yang jelas kepada pedagang. Kita ingin mereka memahami dan bersedia dengan lapang dada menyesuaikan lokasi berjualan,” kata Ludi.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan ketertiban, serta mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.
Usai apel, Wako Ludi dan Wawako Bertha turun langsung meninjau Pasar Dempo Permai. Keduanya menyapa pedagang, mendengarkan keluhan, dan mengimbau agar bersama-sama mendukung terciptanya suasana pasar yang aman, nyaman, dan tertata.
Dengan mengedepankan pendekatan humanis serta dukungan pengamanan dari Polres Pagaralam, pelaksanaan Yustisi tahun ini diharapkan mampu mewujudkan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh warga.
(**)











