Penasehat JIS: Program Susu Gratis Wujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Writer: - Minggu, 17 Desember 2023
Suasana Do'a Syukur & Dzikir Akhir Tahun 2023 bertajuk JSI Berkhidmat untuk Indonesia Maju ‘Bersyukur Atas Keberkahan dan Do'a untuk Masa Depan Bangsa yang Lebih Baik’ dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Barokah, Jalan Taib Dalam, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (16/12/2023) malam.

Babel, Sumselupdate.com – Ribuan jamaah Jaringan Santri Indonesia (JSI) Provinsi Bangka Belitung hadir dalam kegiatan Do’a Syukur & Dzikir Akhir Tahun 2023 bertajuk JSI Berkhidmat untuk Indonesia Maju ‘Bersyukur Atas Keberkahan dan Do’a untuk Masa Depan Bangsa yang Lebih Baik’ dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Barokah, Jalan Taib Dalam, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (16/12/2023) malam.

Ketua Dewan Penasehat DPP JSI Marzuki Alie mewakili Ketua Dewan Pembina JSI Prabowo Subianto menegaskan, dalam situasi masa kampanye yang mulai  memanas mengajak masyarakat tetap menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

Read More

“Saya mewakili Ketua Dewan Pembina Jaringan Santri Indonesia Bapak Letnan Jenderal purnawirawan Haji Prabowo Subianto karena saat ini adalah masa kampanye, beliau tidak hadir pada acara doa syukur dan zikir akhir tahun  malam ini, karena harus mengikuti jadwal kampanye ke beberapa daerah ke seluruh Indonesia. Oleh karena itu beliau menyampaikan salam hormat dan minta maaf atas ketidakhadirannya pada acara yang sangat mulia  ini,” ujar Marzuki dikutip, Minggu (17/12/2023).

“Pak Prabowo menyampaikan pesan janganlah kita memfitnah, marilah kita berangkulan, marilah kita bersama-sama membangun negara ini, demokrasi pasti terjadi kontestasi pasti terjadi pemilihan pasti ada perbedaan  memilih,” sambungnya.

Meski berbeda pilihan, Marzuki meminta masyarakat tidak saling memfitnah, mencaci maki dan menjadi tidak tegur sapa. Masyarakat diharap tetap rukun  saling menjaga suasana Pilpres 2024  tetap sejuk sebagaimana  diharapkan  Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Subianto: Konflik di Papua Bukan Hanya Soal Ketidakadilan

“Pak Prabowo menyampaikan jagalah kenyamanan,  kerukunan kita. Karena bangsa yang besar kalau terpecah sangat mudah asing masuk menjajah kita untuk menguasai negara kalau kita terpecah belah,” paparnya.

Dikatakan, acara doa dan zikir yang digagas Prabowo juga mengajak masyarakat  bersyukur atas segala nikmat dan anugerah yang diberikan Allah S.W.T kepada Bangsa Indonesia.

“Perlu kerukunan dan persatuan sehingga  acara  yang digagas Pak Prabowo Subianto mengajak kita berdoa bersyukur bahwa selama setahun ini negeri kita  berjalan aman dan baik. Walaupun banyak kekurangan tetapi percayalah sekali lagi mudah-mudahan ke depan akan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga: M Qodari: Wajar  Dikeroyok Dua Capres, Karena Prabowo Calon Kuat Presiden 2024

“Pak Prabowo minta kita berdoa untuk negeri kita. Sebelum berdoa tentu kita berzikir bersyukur atas segala rahmat dan nikmatnya sebagaimana disampaikan dalam firman Allah,” tuturnya.

Selain itu, Marzuki meminta mendoakan Prabowo yang  maju sebagai capres bersama Gibran Rakabuming Raka dapat diberikan amanah  menjadi pemimpin Indonesia ke depan.

“Tolong doakan Pak Prabowo beliau maju sebagai presiden kalau mendapatkan amanah insyaallah dia akan melaksanakan amanah  sebaik-baiknya. Beliau menyampaikan ini adalah saat saya terakhir  mengabdikan diri meninggalkan apa yang bisa untuk negeri ini,” pintanya.

“Mudah-mudahan katanya saya bisa membawa negeri ini menjadi lebih baik. Itu harapan beliau, tentu wajib kita doakan agar beliau diberikan kekuatan, diberikan kesehatan mampu memimpin apabila nanti amanah itu datang,” kata Marzuki.

Baca Juga: Data Survei Terus Naik, Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Sekali Putaran

Lebih jauh kata Marzuki, JSI mendukung upaya ketua Dewan Pembina JSI  mewujudkan Indonesia menjadi negara maju. Hal itu diwujudkan dengan program Prabowo  memberikan makan siang dan susu gratis bagi pelajar dan santri serta pemberian penambahan gizi bagi ibu hamil dan balita.

Pasalnya, menurut Marzuki program tersebut dapat membantu menurunkan stunting dan memberikan perbaikan gizi pada anak.

“Nah ini yang harus ada intervensi langsung. Kalau mengharapkan penghasilan masyarakat meningkat dulu kapan anak-anak yang gizi buruk bisa diselesaikan, intervensi dengan diberikan langsung makan tidak dengan kasih uang,” ucapnya.

Kalau kasih uang lanjut dia, nanti tidak diberikan makan maka diberikan makan langsung pada ibu-ibu yang baru menikah menjelang kehamilannya juga dibantu dengan nutrisi yang sehat sehingga kehamilan jadi sehat dan anak umur sampai 5 tahun wajib diberikan makanan bergizi. Dengan demikian diharapkan bisa mengatasi masalah stunting.

Dijelaskan Marzuki ketika masalah stunting dan gizi dapat teratasi, program tersebut diyakini dapat membawa generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Pendiri HIPMI Yakin Prabowo-Gibran Mampu Cetak Pengusaha Masa Depan

“Kalau  bisa diatasi kita akan menghasilkan anak-anak  unggul. Ini penting karena bonus dan demografi  harus disiapkan betul supaya jangan anak-anak kita anak-anak idiot, karena stunting. Anak-anak yang tidak punya daya pikir yang baik akhirnya bukan menjadi bonus demografi tetapi justru masalah demografi kita,” jelas Marzuki.

Sementara itu Ketua JSI Provinsi Kepulauan Babel Djailani Abubakar menegaskan, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Acara yang didahului dengan zikir sebagai sarana refleksi disertai doa taubat selama setahun menjalani kehidupan atas segala kekeliruan yang telah terjadi.

“Alhamdulillah yang pertama kita menjalankan instruksi pusat untuk menyelenggarakan dzikir akbar dan doa akhir tahun ini. Kita dari Januari sampai Desember mungkin banyak salah khilaf, maka ini bagi kami adalah suatu hal  positif,” tegasnya.

Dikatakan Djailani bangsa ini luas dan besar dengan beraneka ragam budaya sehingga membutuhkan sosok pemimpin tangguh dan berpengalaman seperti Prabowo untuk memimpin Indonesia.

“Bangsa ini sangat luas dari Sabang sampai Merauke. Penduduknya terbesar keempat di dunia. Perlu sosok pemimpin yang betul-betul menguasai dan memahami dunia,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barokah Kyai Supandi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) JSI Zulkarnain serta tokoh masyarakat, ulama, santri dan pimpinan pondok pesantren di wilayah Bangka Belitung. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts