Kayuagung, Sumselupdate.com – Tim gabungan Polres OKI dan Polda Sumsel berhasil mengungkap kasus pembunuhan disertai pemerkosaan calon pendeta Melindawati Zidomi yang tewas dibunuh di perkebunan sawit Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan pada Selasa, 26 Maret 2019.
Kasus ini terungkap setelah tim gabungan berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Melindawati Zidemi berinisial N dan H tak jauh dari lokasi kejadian pada Kamis (28/3).
Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syahputra mengemukakan kronologis penangkapan kedua tersangka. Menurutnya, pengungkapan kasus ini bermula polisi mendapatkan informasi tentang penemuan mayat Melindawati Zidemi dan keponakan korban bernama Nita (9) yang selamat dari peristiwa tragis ini.
Dikatakannya, dari keterangan Nita, mereka diberhentikan oleh dua orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motor di jalan setapak tersebut.
Usai kendaraan roda dua mereka dihadang, dia dan tantenya diseret ke dalam kebun sawit, kemudian diikat dan dibuang di semak.
Dari informasi tersebut, menurut Kapolres, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polda Sumsel.
“Atas perintah Bapak Kapolda, kami membentuk tim gabungan. Selanjutnya, tim Forensik, Sabhara serta anjing pelacak diterjunkan ke lokasi kejadian,” terang Kapolres.
Selanjutnya, kata Kapolres, dilakukan olah TKP baik di lokasi penemuan sepeda motor maupun penemuan mayat.
“Dari situ kami lakukan penyisiran dengan menginventalisir kegiatan korban, dari mana dia berangkat, sejak dua jam menjelang kejadian,” paparnya.
Pihaknya menggali informasi di sepanjang jalur yang dilewati korban, lalu dicocokkan dengan keterangan Nita, hingga didapat ciri-ciri tertentu dari kedua pelaku dan pada Rabu (27/3).
Dari proses pengungkapan kasus ini, dikatakan Kapolres, pihaknya sempat mengamankan beberapa orang yang dicurigai termasuk orang dekat korban.
Selain itu sebagian anggota tim melakukan penyisiran, termasuk mencari informasi apakah ada orang yang melihat di sepanjang jalan, apakah ada yang melihat sepeda motor atau melihat orang-orang yang melewati jalan yang cukup sepi tersebut.
“Karena pasti ada yang melihat jika ada kendaraan yang lewat. Jalannya cukup jauh untuk berjalan kaki sehingga harus menggunakan kendaraan. Analisanya, bisa jadi berboncengan, bisa jadi dua motor yang cukup menarik perhatian,” tuturnya.
Setelah melakukan penyisiran, lanjut Kapolres, didapat keterangan dari warga yang melihat satu kendaraan yang terparkir tanpa ada pengemudi.
“Setelah kita menghubungkan akhirnya menggerucut, lalu kita cek data di masyarakat itu motor siapa, hingga
akhirnya didapat nama orang yang kita amankan tersebut,” ucapnya.
“Setelah kita interogasi akhirnya ada pengakuan dari pelaku. Lalu kita arahkan kemana barang-barang korban yang sempat hilang, seperti handphone dan lain-lain. Kami juga memeriksa dua rumah orang ini dan ada jaket saksi korban Nita. Ini juga membuat kita yakin pelakunya,” kata Kapolres.
“Untuk tersangka sempat diamankan di Polsek Air Sugihan sambil mengumpulkan bukti-bukti lanjutan, karena jauh, dari pada mengumpulkan bukti bolak-balik maka kita lengkapi bukti dulu. Sore tadi langsung
bergeser ke Palembang,” tandasnya.
Kasus ini cukup menggemparkan warga Sumsel. Lantaran Melindawati Zidemi calon pendeta wanita ditemukan tewas secara tragis di kebun sawit PT PSM Divisi III, Sungai Baung, Bukit Batu, OKI.
Korban ditemukan terbujur kaku di semak belukar dengan kedua kaki diikat karet. Selain itu, korban juga ditemukan dalam kondisi setengah bugil usai diperkosa para pelaku. (ban)











