PALI, Sumselupdate.com – Pemukiman warga di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI akhir-akhir ini diresahkan banyaknya hama lalat yang cukup mengganggu dan dikhawatirkan menimbulkan berbagai penyakit.
Seperti terpantau di Rumah Makan Ibu Ida yang ada di Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, tampak kerumunan lalat yang beterbangan mengganggu pengunjung.
Bahkan, baru satu jam dipasang, kertas lem penjerat hama berukuran 10 x 20 cm ini mendapatkan sudah dipenuhi lalat yang terjebak.
“Kehadiran lalat memang ada musimnya, tapi tahun ini berlebih. Mungkin ada beberapa kandang ayam dan limbah sawit dari perusahaan yang tak jauh dari sini,” ujar Ida, pemilik warung nasi kepada sejumlah media, Kamis (20/10/2016).
Walaupun tidak mengurangi jumlah pembeli yang datang ke rumah makannya, namun Ida mengaku cukup terganggu akan kehadiran banyaknya lalat tersebut.
“Pelanggan memang tidak berkurang, tapi kami tidak enak, dikira jorok. Sebab banyaknya lalat mengganggu kenyamanan pengunjung dan kami cuma bisa memasang lem perangkap, tapi bukannya habis, malah tambah banyak. Kami minta Pemkab PALI bantu basmi lalat,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Eni Zatila melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kasi Kesling) Henki Endri mengatakan pihaknya telah mengecek ke lapangan bersama Dinas Peternakan dan menyatakan bahwa lalat tersebut akibat musim lembab saat ini.
Selain itu juga, ada laporan warga bahwa penyebab banyaknya lalat, karena keberadaan kandang ayam dan limbah sawit perusahaan yang letaknya tak jauh dari pemukiman warga.
“Setelah kami cek di Simpang Raja dan Desa Simpang Tais, memang ada kandang ayam, tapi kosong dan baru dilakukan penyemprotan, mungkin akibat itu, lalat masuk pemukiman warga,” terangnya.
Diimbau Henki, masyarakat harus waspada banyaknya lalat saat ini dengan menjaga kebersihan lingkungan.
“Pencegahan sementara dengan menutup makanan, karena lalat bisa menularkan penyakit, seperti diare. Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan dan Dinas Peternakan,” katanya.
Di tempat sama, dr Rudi, salah satu dokter hewan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten PALI segera melakukan penyemprotan untuk membasmi lalat dalam waktu dekat ini. “Secepatnya kita akan lakukan penyemprotan atau fogging, dan hasil pengecekan hari ini akan kita lakukan ke pimpinan,” tandasnya. (adj)











