Pemekaran OKU Masuk Dalam RPJMD

Ketua DPRD OKU, Zapli Ipani saat menandatangi pengesahan Raperda untuk penetapan perda, yang disaksikan Bupati OKU, Kuryana Azis dan Wakilnya Johan Anuar

Baturaja, Sumselupdate.com – Sidang Paripurna Laporan Hasil Rapat Kerja Pansus DPRD OKU, pada Rabu (27/7), berjalan lancar tak ada lagi intrupsi dari para anggota dewan.

Hal ini terbukti, setelah pembahasan panjang, diketahui 5 Raperda OKU tahun 2016, akhirnya direstui dewan, salah satunya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)kab OKU. Dimana di dalamnya, tertuang dalam rencana besar yang sedang digagas DPRD OKU bersama Pemerintah daerah setempat.

Yakni memasukkan rencana pemekaran Kabupaten OKU ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2016 – 2021.

“Kita bersyukur, pada tahun 2016 ini pemerintah daerah telah merespon usulan untuk pemekaran kabupaten OKU, dimana pada tahun lalu usul ini juga kami sampaikan dalam rapat paripurna melalui pandangan umum anggota DPRD dari fraksi PKB,” ucap Anggota DPRD dari Komisi I, Yudi Purna Nugraha SH, saat ditanya wartawan.

Dewan OKU yang dijuluki termuda ini menjelaskan, bahwa dalam pembahasan pansus RPJMD, mayoritas anggota pansus yang terdiri dari berbagai fraksi sangat menyambut baik usul ini.

“Makanya tahapan pemekaran kabupaten OKU ini tertuang dalam perda RPJMD OKU 2016-2021,” katannya.

Pemekaran itu menurut Yudi, adalah dambaan masyarakat OKU dalam mempercepat pembangunan dan mempercepat peningkatan kesejahteraan hingga ke pedesaan.

Kesejahteraan inilah lanjutnya, selalu dijadikan visi misi dari setiap kepala daerah OKU, sejak dulu hingga sekarang.

“Oleh karena itu, patut kiranya seluruh lapisan masyarakat bahu membahu bersama pemerintah daerah untuk mendukung keinginan luhur ini,” katanya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah daerah untuk serius mewujudkan rencana ini. Itu dengan dibuktikan dalam APBD ke depan supaya mendapat prioritas anggaran yang berkaitan dengan rencana pemekaran kabupaten OKU.

Bagaimana teknisnya termasuk wilayah kecamatan mana saja yang akan masuk dalam kabupaten baru ini, kata Yudi. “Itu nanti akan kita bahas lebih lanjut,” ungkapnya.

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat disinggung wartawan mengenai, masuknya dalam RPDMJ mengenai, pengkajian Pemekaram Kab OKU menjadi Daerah Otonomi baru hal itu kata dia, sah-sah saja.

“Menurut saya itu sah-sah saja. Namun yang jelas itu diwacanakan dari bawah, namun untuk mewujudkan hal itu perlu ada kajian-kajian,” tegas orang nomor satu di daerah Bumi Sebimbing Sekundang ini.

H Kuryana mengucapkan, pihaknya dari eksekutif mengucapkan terima kasih kepada DPRD OKU. Sudah ada kesimpulan dan keputusan dewan. Terhadap 5 Raperda OKU 2016.

“Sesuai UU No 24 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, terutama RPDMJ. Mengingat ini dokumen pembangunan daerah jangka waktu 5 tahun. Penjabaran visi misi dan program kepala daerah, kinerja untuk mengukur pembangunan daerah,” katanya.

Pentingnya RPDMJ ini, pada akhirnya ada pemahaman sama. Dengan disetujuinya RPDMJ ini, pihaknya akan melakukan penyesuaian dan mempedomani yang sudah disetujuai bersama.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada dewan perwakilan rakyat OKU. Hasil persetujuan lima Raperda OKU ini akan segera diajukan ke pihak provinsi dalam hal ini Gubernur Sumsel,” ungkapnya.

Sementara adapun kelima Raperda OKU yang disahkan dewan yakni, Raperda Tentang Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab OKU tahun 2016-2021.

Raperda tentang Bangunan Gedung. Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kab OKU No 17 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi Penduduk. Raperda tentang Pengangkatan dan Raperda Pemberhentian Perangkat Desa.(Yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.