Pembelian Hewan Qurban Masih Belum Meningkat

Hewan kurban yang dijual pedagang.

Laporan: Mutakim Alaprizi

Tebingtinggi, sumselupdate.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Juli mendatang, untuk pembelian hewan kurban di Tebing Tinggi belum mengalami peningkatan. Bahkan pedagang belum banyak terlihat di kawasan Tebing Tinggi.

Bacaan Lainnya

Seperti hal nya di akui oleh Murni, warga Tanjung Beringin, yang sudah puluhan tahun berkencimpung di jual beli hewan qurban.

Diungkapnya, meski Lebaran Qurban tak lama lagi, pembeli hewan Qurban belum ada peningkatan masih seperti hari hari biasa. Biasanya satu bulan seblun hari raya, penjualannya sudah meningkat.

“Dalam bulan ini saja, penjualan hewan qurban masih sepi, cuma laku beberapa ekor saja, mungkin sekitar beberapa hari lagi baru mulai ada peningkatan  pembelinnya,” ungkapnya.

Di katakannya, harga satu ekor sapi qurban yang dia jual, yakni Rp15 juta sampai Rp16 juta, tergantung besar kecil, tua muda nya hewan qurban yang di beli.

“Harga perekor nya ada yang Rp15 juta dan ada juga yang Rp16 juta, tergantung kondisi sapi, biasanya kalau sapi betina dan sapi jantan berbeda ukuran dan berat. Lebih besar lah tubuh yang jantan dari pada betina, itu lah yang membedakan hargannya,” terangnnya.

Ia menyampaikan, untuk pembeli mayoritas banyak dari kota luar seperti Paragaralam dan Pendopo.

“Di bulan ini, pembeli banyak berasal dari Pendopo dan Pagaralam, mereka membeli secara pribadi bukan berkelompok. Tapi kalau di Tebing Tinggi, kebanyakan mereka membeli dengan sistem arisan keluarga, kantoran, ataupun kelurahan, jadi sangat beda lah pembelinnya, yang kebanyakan dari luar Tebing Tinggi,” sampainnya.

Di perkirakan untuk omset yang ia dapat setiap musim Idul Adha, sekitar puluhan juta, bahkan ratusan juta.Itu jika  masuk beberapa hari lagi jelang haria Raya Qurban.

“Karena, biasannya banyak konsumen yang membeli hewan, apalagi kalo sudah mendekati hari raya qurban, nah di situlah, omset kita yang berlipat-lipat ganda,” imbuhnnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.