Baturaja, Sumselupdate.com – Pelayanan petugas teler di Kantor Pos Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tampaknya mulai dikeluhkan warga. Pasalnya, petugas teler di kantor milik pemerintah ini sepertinya masih tidak profesional dalam melayani masyarakat.
Di mana salah satunya dalam pemberlakuan sistem antrian saat hendak berurusan di kantor ini. Seperti disampaikan, Riza (35), seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Baturaja Timur. Ia menyesalkan pelayanan yang dilakukan para petugas teler di kantor Pos Baturaja.
Seperti dialaminya, pada Sabtu (4/2/2017) lalu, saat hendak melakukan pembayaran angsuran kredit rumahnya bulan ini di kantor pos. Seperti warga lainnya, sesampai di kantor pos, setelah masuk ke dalam dia lantas mengambil kartu antrian yang telah disiapkan petugas satpam.
Selanjutnya, dia pun menunggu nomor antriannya hingga dipanggil. Namun setelah duduk menunggu, teller di sana rupanya tidak memprioritaskan nomor antrian warga. Hampir satu setengah jam kata Riza dirinya mengantri. Sementara, ada satu perempuan masuk lantaran kenal dengan petugas teller langsung dilayani.
“Tahu-tahu ada warga yang datang, namun karena teller-nya kenal, orang itu pun didahulukan. Teller itu pakai kode mengedipkan mata untuk mendahulukan kenalannya tadi. Padahal yang ngantri saat itu banyak. Sehingga warga yang pakai nomor antrian jadi terlewat semua,” ungkapnya, Senin (6/2/2017), menyampaikan kekesalannya.
Ia pun mengaku sempat protes melihat perlakuan teller. Dan bertanya pada Satpam mengenai nomor antrian. Satpam itu kemudian dekati teller, dan sesaat setelahnya satpam bilang padanya bahwa orang tadi hanya beli perangko.
“Padahal saya lihat dia itu bayar angsuran rumah juga, sebab ada buku tabungannya. Melihat saya protes, ada bapak-bapak yang teriak huuuuuu.. Tutup saja kantor ini,” tuturnya.
Menurutnya, kalau pun memang pihak kantor Pos tidak mau memberlakukan antrian, ya mestinya mereka membedakan loket untuk bayar angsuran atau loket kirim paket, dll.
Sehingga dengan begitu nasabah tidak lama nunggu di sana. Selain itu dirinya pun menyesalkan Kantor Pos yang hanya membuka dua loket pelayanan.
“Padahal, saat sekarang adalah awal bulan, dimana tentunya banyak warga yang berurusan membayar tagihan bulanan dan keperluan lain di kantor tersebut,” keluhnya.
Lebih jauh Riza menganggap PT Pos ini mulai bertingkah, terlebih sejak menambah pelayanan, lantaran sudah banyak perusahaan yang bekerjasama dan menggunakan jasa kantor Pos untuk proses pembayaran, seperti kreditan kendaraan, listrik, PDAM, BPJS hingga angsuran rumah.
Terkait pelayanan teler tersebut, saat hendak disampaikan hal ini, Kepala kantor Pos Baturaja melalui petugas terkait, belum dapat ditemui di kantornya. (Yan)











