PALI, Sumselupdate.com – Untuk menciptakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lebih mandiri, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI menggelar pelatihan dengan menghadirkan Ahmad Rizali, Kepala Dinas Koperasi Sumsel sebagai narasumber, Rabu (12/10/2016).
Workshop yang digelar di Hotel Grand Charlie ini dibuka Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dan dihadiri Wakil Ketua DPRD PALI, H. Darmadi Suhaimi, SH dengan peserta sebanyak 110 orang pelaku UMKM.
“Momen ini sangat besar manfaatnya dan harus kita manfaatkan dan timba ilmu dari narasumber untuk mengembangkan usaha, terutama bagi pelaku usaha pemula,” ujar Husman Gumanti, Kepala Diskop dan UKM Kabupaten PALI dalam sambutannya.
Dirinya juga menambahkan bahwa saat ini di PALI ada 111 koperasi dan sekitar 5.000 pelaku usaha. Ke depan, pihaknya berencana membantu satu unit komputer kapada setiap koperasi sebagai sarana penyampaian laporan.
“Ke depan tiap koperasi akan dibantu satu unit komputer, agar penyampaian laporannya tidak terhambat dan akan membantu tiap pelaku usaha sarana dan prasarana, agar bisa menunjang pengembangan usahanya,” janjinya.
Ahmad Rizali memaparkan tujuan dilaksanakanya pendidikan kilat atau pelatihan peningkatan UMKM ini agar pelaku usaha dapat terus berkembang sesuai perkembangan dunia usaha saat ini.
“Dalam dunia usaha kita harus mempunyai target, adaptasi terhadap perubahan dan yang terpenting kita harus mempunyai semangat,” pesan Ahmad Rizali.
Dirinya melanjutkan, untuk mendapatkan pinjaman modal,ada beberapa cara yang dapat dilakukan, salah satunya dengan pengajuan pinjaman dari perbankan. Serta pelaku usaha juga bisa mengajukan kredit pinjaman untuk memperolehnya tambahan modal melalui perbankan, sebab dengan modal yang kuat akan mempengaruhi kemajuan suatu usaha.
“Salah satu tolak ukur kemajuan daerah dapat dilihat dari pertumbuhan bank dan saya mengusulkan salah satu bank di sini, yaitu BRI dijadikan cabang penuh. Karena di sini sudah banyak investor yang menanamkan modalnya,” bebernya.
Sebelum membuka pelatihan, Wabup PALI berpesan bahwa pentingnya keberadaan koperasi dalam mengangkat perekonomian masyarakat. Di Pali sudah ada 111 koperasi dengan 5.000 UMKM, serta ini menjadi dasar untuk mengangkat perekonimian di Bumi Serepat Serasan.
“Koperasi merupakan pondasi ekonomi di negeri ini, saat krisis 1997 sampai tahun 2000an, koperasi mampu bertahan di tengah himpitan ekonomi.,” terangnya.
Wabup juga mengajak untuk mengembangkan koperasi dan UMKM, agar semua pihak terutama dinas-dinas terkait bahu membahu mendukung serta mendorong kemajuannya.
“Kita harus bersatu membantu dan mendorong agar koperasi serta UMKM bisa maju dan bagi pelaku usaha juga harus semangat serta mempunyai target, agar program ini bisa berhasil dan manfaatnya bisa dirasakan di Kabupaten ini,” harapnya. (adj)











