Pelaku Penjual Senpira Ditembak Dua Lubang

Dua pelaku jual beli senjata api rakitan Joko Prianto (37) dan Eko Hariadi (44) saat diamankan di Polda Sumsel, Senin (27/6).
Palembang, Sumselupdate.com – Dua pelaku jual beli senjata api rakitan Joko Prianto (37) dan Eko Hariadi (44) warga Jalan Sabar Jaya, Sungai Kemang Mariana, Kabupaten Banyuasin. Tak berkutik setelah Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel menangkapnya ketika hendak bertransaksi pada Sabtu (25/6) sekitar pukul 17 55 di Jalan Gubernur H Bastari tepatnya di depan kantor DPD RI Sumsel.
Namun, ketika hendak ditangkap tersangka Joko Prianto berusaha melarikan diri sehingga petugas terpaksa menyarangkan dua butir timah panas di kaki kirinya.
Berdasarkan pengakuan tersangka Joko, senpi yang hendak dijualnya milik Piceng temannya sekampungnya seharga 2,7 juta.
“Aku cuma nak jual ke nyo be, kebeneran ado Eko Hariadi nyari senjato. Kareno Piceng nak mintak jualke dio datang nian ke depot tempat aku jual beli rongsokan,” ujarnya.
Dijelaskan bapak lima anak ini, jenis senpi yang akan dijualnya dirinya tidak mengetahui secara persis, apalagi digunakan untuk kejahatan. Karena senpi itu baru sekitar dua hari di tangannya.
Aku jugo idak mintak duet samo Piceng dikasihnyo duet berapo be ku ambek,”jelasnya.
Sedangkan pengakuan tersangka Eko Hariadi dirinya hanya sebagai perantara saja, jika senpi itu jadi dibeli dirinya mendapatkan uang lima ratus ribu.
Aku cuma nak maduke wong yang nak beli senpi itu be, kalu jadi dio beli senpi itu aku dapet limo ratus ribu,” akunya.
Direktur reserse kriminal umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit 3 AKBP Hans Rahmatullah mengatakan penangkapan tersangka berawal dari adanya transaksi penjualan senpi rakitan.
“Dari tangan tersangka berhasil diamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut empat butir amunisinya. Dilihat dari senpi yang diamankan cukup bagus, dari sisi desainnya sudah kelihatan,” katanya, Senin (27/6).
Lebih lanjut dikatakannya, sering tertangkapnya pelaku penjualan senpi di wilayah hukum Polda Sumsel menandakan masih banyak industri senjata api rakitan di Sumsel.
“Kami berharap kepada masyarakat jangan takut memberikan informasi jika ada industri senjata api rakitan kepada petugas”, katanya. (ery)
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.