Pasutri Positif Covid-19 di Pagaralam Belum Dapat Bantuan Saat Isolasi Mandiri

Tangkapan layar postingan akun Facebook Chandra Hadi Wijaya.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Salah satu warga Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan mengeluhkan adanya warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri belum dapat bantuan dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam.

Bacaan Lainnya

Keluhan ini disampaikan melalui akun media sosial Facebook atas nama Chandra Hadi Wijaya.

Dalam postingan tersebut, pemilik akun ini menyampaikan bahwa ada dua warga di lingkungan mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri karena dinyatakan positif terpapar Virus Corona (Covid-19) oleh Satgas Covid-19.

Namun selama menjalani isolasi mandiri di rumah, dikabarkan kedua pasien ini belum mendapat bantuan logistik dari Satgas atau pihak terkait yang bertanggung jawab.

“Kalian nyuruh isolasi mandiri untuk suami istri itu, tapi dinas yang berwenang tak pernah membantu sedikitpun untuk kelangsungan hidup mereka selama isolasi. Sampai dia nelpon mau makan apa kalau mencari bae dak biso. Supaya tenang saya jamin bersama warga untuk membantu kehidupannya. Di situ dia baru tenang dan sedih. Semoga ke depan dinas terkait untuk bisa membantunya kalo tidak dibantu sama aja kita membunuhnya diam-diam dengan cara mati kelaparan. Terima kasih,” tulis akun Facebook Chandra Hadi Wijaya.

Sumselupdate.com pun mencoba menghubungi langsung pemilik akun melalui nomor handphonenya.

Saat dikonfirmasi, Chandra Hadi Wijaya menyebutkan pasien positif Covid-19 yang dia maksud adalah pasien 015 dan pasien 017.

Menanggapi keluhan warga ini, Juru Bicara Satgas Covid-19 Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian mengatakan bahwa keluhan yang ada harus jelas.

“Kalau disampaikan di media sosial, tidak jelas duduk persoalannya. Kasus nomor berapa? Siapa yang berkeluh kesah tersebut. Silahkan laporkan ke Satgas. Nanti akan dibantu namun sesuai dengan kemampuan yang ada,” jelasnya.

Ditambahkan Samsul, bahwa bantuan tersebut ada, namun terbatas jenis dan jumlahnya.

“Namanya bantuan ada keterbatasan jumlah dan ada keterbatasan jenis, keterbatasan waktu, tidak dapat selama lamanya. Kalau yang bersangkutan mau, silahkan ke kantor untuk kita carikan solusinya,” ujar Samsul , Rabu (30/9/2020).

Ditegaskan Samsul pihaknya akan memerintahkan petugas untuk segera memberikan bantuan kepada yang bersangkutan.

Diduga Tertular dari Istri

Sebelumnya, pada Selasa (29/9/2020) kemarin, pasien positif Covid-19 mengalami penambahan satu orang lagi, yakni pasien 017.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian, MSi dalam video resmi humas Pemkot Pagaralam mengatakan, penambahan pasien positif Corona itu berdasarkan keterangan dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang hari ini.

Menurut Samsul Bahri, pasien 017 ini merupakan suami dari pasien 015 yang telah dinyatakan positif Corona pada Selasa, 22 September lalu.

Kini, pasien 017 ini tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Pasar Pagaralam, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam.

“Pasien 017 ini merupakan hasil tracking dari pasien 015 yang merupakan istrinya,” jelas Samsul Bahri lagi.

Sebelumnya, istri dari pasien 017 ini dinyatakan terjangkit virus dari negara China ini setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pagaralam melakukan tracking lima orang yang pernah kontak erat dengan kasus 014.

“Dari lima orang itu hasil swab test yang dikeluarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang satu di antara positif dan empat lainnya dinyatakan negatif,” ujarnya.

Untuk kasus 015 ini, menurut Samsul, merupakan warga satu RT dengan kasus sebelumnya yaitu kasus 013 dan 014. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.