Pascaledakan Bom di Sibolga, JK Yakin Pilpres Tetap Aman

Kamis, 14 Maret 2019
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Badung, sumselupdate.com – Wapres Jusuf Kalla (JK) optimistis Pilpres pada 17 April mendatang tetap aman. Dia tak khawatir meski sempat ada peristiwa ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara.

“Amanlah kita kan sudah empat kali pemilihan langsung, itukan aman-aman aja,” tutur JK di sela acara International Reform Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua, Bali, Kamis (14/3/2019).

Read More

JK juga mengapresiasi kerja Polri terkait penanganan bom di Sibolga, Sumatera Utara. Sebab, selama ini masyarakat tidak pernah terbayang ada kasus teror bom lagi setelah bom Thamrin, maupun teror bom di Surabaya.

“Pertama kita apresiasi polisi, Densus. Selama ini kan orang berpikir di Jakarta, Surabaya, dan ternyata juga ada di Sibolga, tidak pernah ada suara masuk di sini. Jadi itu bagaimana kekuatan atau kemampuan Densus untuk dapat mengatasi hal seperti itu,” puji JK.

Sebelumnya diberitakan, warga dikagetkan insiden ledakan bom di permukiman padat penduduk di Sibolga. Bom meledak saat tim Densus 88 Antiteror hendak menggeledah rumah perakit puluhan bom, Husain alias Abu Hamzah.

Polisi menyebut istri Abu Hamzah, Solimah, melemparkan bom lontong rakitan saat tahu suaminya ditangkap Densus 88 di luar rumah. Saat itu aparat memang hendak menggeledah rumah Abu Hamzah di Jl KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum.

Seusai pelemparan bom–yang menyebabkan polisi terluka–kepolisian memilih jalan negosiasi dengan meminta istri Abu Hamzah menyerahkan diri. Tapi, pada Rabu (13/3) dini hari, Solimah memilih meledakkan diri bersama anaknya dengan bom rakitan.

Dari pengembangan itu Tim Densus 88 Antiteror juga menangkap dua terduga teroris selain Husain alias alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumut. Polisi juga menyita empat bom aktif dan juga puluhan kilogram bahan peledak jenis potasium.

“Kejadian di Sibolga merupakan pengembangan penangkapan Densus 88 jaringan ISIS di Sumatera. Densus bergerak dan ditangkap satu terduga di Lampung dengan pengembangan di Sibolga. Tim bergerak di Sibolga, ada 3 orang ditangkap, selain Abu Hamzah, ada AHH dan AR alias D,” ujar Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat dimintai konfirmasi, Rabu (13/3). (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts