Palembang Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Memburuk Masuk Level Berbahaya

Simpang Empat Polda Sumsel yang terpantau diselimuti kabut asap, Rabu (2/10/2019) pagi.

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah sempat menghilang usai diguyur hujan lebat pada Selasa (24/9) lalu, kabut asap kembali menyelimuti langit di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Pantauan Sumselupdate.com tebalnya kabut asap terasa mulai sore kemarin. Sementara pagi ini, Rabu (2/10/2019), kabut asap semakin menebal.

Bacaan Lainnya

Kian tebalnya kabut asap membuat warga mulai mengenakan masker agar terhindar dari penyakit ISPA dan penyakit saluran pernafasan lainnya.

Sementara itu, pantauan dari situs BMKG, berdasarkan Informasi Konsentrasi Partikulat (PM10) kualitas udara di Kota Palembang per jam 04.00 pagi ini tercatat dalam kategori berbahaya yakni di angka 498.60 µgram/m3.

Kualitas udara di Kota Palembang per jam 04.00 pagi ini tercatat dalam kategori berbahaya yakni di angka 498.60 µgram/m3.

 

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dari data Kemen LHK per jam 15.00 kemarin, kualitas udara berada di angka 71 µgram/m3.

Data menunjukan kualitas udara di Kota Palembang tertinggi dari beberapa kota yang ada di situs BMKG. Seperti di Kota Jambi, kualitas udara berada di angka 254.71 µgram/m3 masuk kategori tidak sehat.

Kota Jambi, kualitas udara berada di angka 254.71 µgram/m3 masuk kategori tidak sehat.

 

Sedangkan Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah berada di angka  124.79 µgram/m3 dan Pekanbaru, Riau masing-masing 73.63 µgram/m3. Keduanya berada dalam kategori sedang.

Pekanbaru, Riau kualitas udara berada di angka 73.63 µgram/m3.

 

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang sempat meliburkan siswa Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama tiga hari pada 23-25 September.

Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah berada di angka 124.79 µgram/m3.

 

Namun seiring meredanya kabut asap usai Palembang diguyur hujan, kebijakan libur tersebut dicabut. Selain itu jam masuk sekolah kembali normal mulai pukul 06.40.

Sebelumnya, Disdik Palembang memberikan kebijakan agar setiap sekolah di dalam lingkupnya, yakni TK, PAUD, SD, dan SMP memundurkan jam masuk sekolah pukul 07.40. (edo)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.