Orasi Ilmiah di Unsri, Menteri BUMN Erick Tohir Gandeng Herman Deru dan Panca Mawardi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hadir dalam Sidang Senat Terbuka Fakultas Ekonimi (FE) Unsri dan memberikan Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-61, dengan tema ‘Talent Management in a VUCA Word’.

Laporan: Henny Primasari

Indralaya, Sumselupdate.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hadir dalam Sidang Senat Terbuka Fakultas Ekonimi (FE) Unsri dan memberikan Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-61, dengan tema ‘Talent Management  in a VUCA Word’.

Read More

Dalam kesempatan ini, Erick Tohir menggandeng Gubernur Herman Deru, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi, dan Rektor Anis Saggaf, saat memberikan orasi ilmiah dihadapan mahasiswa dan Dosen FE Unsri, Sabtu (23/10/2021) di Aula FE Unsri Indralaya

Mentri BUMN Erick Tohir menjelaskan, digitalisasi mempermudah kegiatan dan menyebabkan efisiensi, namun konsekuensinya akan menata ulang, karena banyak pekerjaan yang akan tumbuh, baik di sektor bisnis ada yang bertahan, maupun yang berkurang di era internetisasi.

Pemkab Ogan Ilir harus siap menerima perubahan ini. Seperti dilihat ada 10 perusahaan besar di dunia, dominasinya berbasis tekhnologi seperti Amazon, FB dan sebagainya.

“Seperti kondisi saat ini yang jadi masalah pinjaman online (pinjol) itu bisa menjadi alat pemerasan dan penipuan ini yang harus diantisipasi. Seperti di negara Cina, Amerika industri teknologi terus meningkat, di AS jumlah industri unicon 200 lebih di China jumlahnya 100 lebih. Ini situasi yang harus dihadapi bersama. Saya juga sudah berkonsultasi dengan Pak Presiden Jokowi, soal hilirisasi ekonomi digital, karena sangat penting. Kita berkeinginan sumber daya alam yang  sebagai market kita harus dijaga, jangan sampai market kita dipakai untuk pertumbuhan negara lainnya,” jelasnya

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, sangat butuh informasi ilmu atas capaian dan keberhasilan yang sudah diraih Mentri BUMN Erick Tohir yang sangat populer.

“Sebagian besar yang like di akun Pak Mentri itu banyak mahasiswa Unsri. Semoga ilmu yang dibagi bisa bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Di tempat yang sama, Rektor Unsri Anis Saggaf, menambahkan, FE Unsri sangat berjasa bagi Unsri, karena kalau tidak ada FE maka tidak berdiri Unsri. Pada 29 Oktober 1960 SK Presiden lahirnya Unsri gedung pertama di Bukit Sriwijaya Palembang langsung ditandatangani Presiden Suekarno. Saat ini mahasiswa berjumlah 36 ribu orang.

“Semua beradaptasi dan menyesuaikan dengan kondisi saat ini, dimana semua mahasiswa menggunakan protokol Covid-19 untuk mengikuti perkuliahan. Insya Allah penerimaan tahun depan difokuskan ke Inderalaya semua, baik S1 dan D3, sementara S2 dan S3 di Unsri Bukit, jadi Ogan Ilir kita suport agar bisa maju dan berkembang,” ucapnya.

Ia pun menyebut, Mahasiswa Unsri bahkan sudah banyak dipesan oleh perusahaan untuk bekerja. Untuk S1 maksimal kuliah majasiswanya harus 5 tahun, S2 tidak boleh lebih dari 2,5 tahun.

“Kita juga mereformasi sistem kuliah S3 maksimal kuliah 3tahun, jangan banyak kuliah maka melakukan riset bersama. Kita juga di Unsri membangun taman firdaus di era kepresidenan Jokowi,” jelasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.