Orangtua Naga Berharap Pelaku Pembunuhan Anaknya Cepat Tertangkap

Sabtu, 15 Oktober 2016
Suporter Singa Mania Naga Reno Cenopati saat masa kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Palembang, Sumselupdate.com – Manajer Sriwijaya FC H Nasrun Umar yang juga merupakan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Sumsel menyempatkan diri menyambangi keluarga almarhum suporter Singa Mania Naga Reno Cenopati anggota Singa Mania Korwil Radial Pucak Utak di Rumah Susun Radial Blok B2 lantai 3.

Manajer SFC Nasrun Umar yang didampingi Sekretaris Tim SFC Achmad Haris datang ke kediaman almarhum Naga di Blok B 2 lantai 3, Sabtu (15/10), sekitar pukul 16.00.

Read More

Manajer disambut kedua orangtua almarhum Naga, Kader dan Yeni. Kepada Nasrun, kedua orangtua menceritakan sosok almarhum Naga.

“Naga sosok pendiam, anaknya baik, pandai bergaul, kita tidak tahu siapa yang tega melakukan ini,” kata ayah Naga, Kader.

Sebelum berangkat menonton pertandingan SFC melawan Gresik United, Kamis (13/10), Naga pamit dengan kedua orangtuanya.

Sebelum berangkat sama sekali tidak ada yang aneh, tapi sekitar pukul 21.00, pihak rumah sakit menghubungi bila buah hatinya dirawat di rumah sakit. “Dia koma dan meninggal pukul 04.00,” sebut dia.

Kader berharap pelaku pembunuhan anaknya cepat tertangkap dan dihukum dengan hukuman setimpal.

Dalam kesempatan ini, Kadir memperlihatkan poto anaknya itu pada Manajer SFC.

Mereka juga memperlihatkan pakaian terakhir yang dikenakan buah hatinya saat itu terjadi.

Sementara itu Manajer SFC Nasrun Umar menyampaikan duka cita mendalamnya atas meninggalnya Naga.

“Kita ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Naga, suporter yang mendukung Laskar Wong Kito sudah kami anggap anak sendiri,” kata Nasrun.

Di saat manajemen berupaya supaya menyatukan ketiga kelompok suporter Singa Mania, S-Man, dan Ultras Palembang, malah ada gesekan di dalam suporter itu.

Dalam kesempatan ini, Nasrun juga menyerahkan uang bantuan pada kedua orangtua untuk meringan beban keluarga yang ditinggal.

Sementara itu, Ketua Suporter Singa Mania Ariyadi Eko Neori menyatakan ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Naga.

Bahkan,kata Dugong sapaanya mengaku, sewaktu kejadian mereka dalam hal ini pengurus pusat Singa Mania berada di atas Tribun Utara setelah mendengar kabar tersebut mereka langsung turun dan membawa ke rumah sakit hingga begadang tidak tidur.

“Kemudian setelah korban meninggal kita pengurus langsung membantu keluarga membuat laporan ke pihak berwajib.Kita tidak akan tinggal diam. Apabila pelaku adalah anggota sendiri tindakan tegas sanksi pengeluar keanggotannya akan diterbitkan sesuai di AD/ART,” sebut dia. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts