Laporan: Adnan Abidin
Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Dedy Indra (37), oknum PNS Pemkot Lubuklinggau yang bertugas di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I diringkus petugas Satres Narkoba Polres Kota Lubuklinggau lantaran kedapatan mengedarkan shabu-shabu.
Dedy Indra Diciduk aparat penegak hukum di kediamannya di Jalan Bengawan Solo Lorong Ramitan, RT 8, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Rabu (20/10/2021), sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Narkoba AKP Sopian Hadi menjelaskan penangkapan oknum abdi negara ini berawal petugas mendapatkan informasi jika ada oknum PNS berjualan shabu.
“Setelah hasil penyelidikan A1, kemudian dilakukan penggerebekan, tapi tersangka membuang barang bukti berupa kantung plastik kresek warna hitam,” ungkapnya.
Beruntung petugas memergoki pelaku membuang kantung plastik tersebut. Setelah dibuka, isi kantung plastik itu adalah dua bungkus plastik klip shabu di dalam kotak rokok yang dibalut isolasi hitam.
Kemudian didapati juga sebungkus plastik klip shabu di dalam plastik putih bening, sembilan bungkus plastik klip ukuran kecil di dalam dompet kunci mobil logo Mitsubishi warna coklat.
Tak hanya itu, aparat menemukan sebungkus kertas buku yang berisikan irisan daun, batang dan biji ganja dengan berat kotor lebih kurang 7,18 gram.
Timbangan digital merk Pocket Scale, tiga ball plastik klip dalam keadaan kosong, sebungkus kertas papir merk Toreador, dan tas sandang merk Palenzsa warna abu-abu.
“Total barang bukti shabu yang diamankan 25,40 gram. Juga ada ganja. Sekarang tersangka diamankan di Mapolres Lubuklinggau,” bebernya.
Tersangka diancam melanggar pasal 114 ayat (2) Dan atau Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tepatnya mengenai pengedar.
Terpisah, Camat Lubuklinggau Selatan I Leti Aldila kepada wartawan mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai stafnya yang ditangkap karena menjadi pengedar shabu.
“Persoalan ini, sedang sudah kami laporkan ke Inspektorat. Sekarang sedang dibahas,” tegasnya. (**)











