Palembang, Sumselupdate.com – Hingga saat ini, Nia Maretha lulusan Nanjing Institute China peraih program gratis kuliah dari Pemerintah Sumsel menyebut bahwa pola pendidikan dan kebiasaan mahasiswa antara China dan Indonesia sangatlah berbeda.
Hal ini diakui cukup mendidiknya bagaimana kemudian pentingnya pendidikan, lantaran pola dan kebiasaan selama kuliah di Nanjing Institu China jauh berbeda.
“Sangat beda, di sana (China-red) sangat menghargai waktu dan juga teknologinya juga lain,” terang Maretha, Jumat (14/7/2017).
Alumni asal SMK Negeri Sumsel ini menambahkan bahwa meskipun begitu ada budaya khas positif Indonesia yang saat ini dibanggakan yakni budaya kekeluargaan dan kental keakraban.
Pasalnya, kehidupan di China dinilai acuh tak acuh, sangat berbeda dengan budaya Timur Indonesia yang saling bertegur sapa.
“Termasuk saya yang berhijab, dulu mereka sempat tanya karena mereka yang pake hijab banyak yang kelihatan telinganya. Tapi saya ya gini, PD aja toh ini yang diajarkan dalam berhijab,” pungkasnya. (sbw)











