Laporan: Rahmat Agusman
Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah, ST mulai besok akan melantik secara langsung kepala desa (kades) terpilih hasil dari pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak yang digelar 7 April lalu.
Pelantikan dilaksanakan di Kantor Camat Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa OKU Timur, H Rusman melalui Kabid Pemerintahan Desa Hendri Nursandi, jika mulai besok sebanyak 210 kepala desa terpilih akan dilantik secara estafet dan maraton.
Pelantikan kades akan dilakukan tujuh zona, zona pertama akan dilaksanakan pada Senin, 7 Juni 2021 di Kantor Camat BP Peliung.
Di mana pada zona pertama ini diikuti oleh lima kecamatan, yakni Kecamatan Martapura, BP Peliung, Bunga Mayang, Jayapura, dan Kecamatan Madang Suku lll.
Sedangkan untuk zona ll, ucap Hendri, akan dilaksanakan di Kecamatan Buay Madang dan akan melantik kades terpilih dari Kecamatan Buay Madang, BP Bangsa Raja, dan Madang Suku II.
“Untuk Zona III pelantikan akan dilakukan tanggal 8 Juni di Kecamatan Belitang Jaya dari dua kecamatan yakni Belitang Jaya dan Kecamatan Buay Madang Timur,” ungkapnya, Minggu (6/6/2021).
Sedangkan pada zona IV, pelantikan dilaksanakan di Kantor Camat Belitang Madang Raya, dan akan melantik Kades dari Kecamatan Belitang Madang Raya dan Belitang.
Selanjutnya, pada zona V pelantikan kades dilaksanakan pada 9 Juni bertempat di Kantor Camat Semendawai Barat.
“Kades terpilih yang akan dilantik di zona V ini tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Semendawai Barat, Cempaka, dan Kecamatan Madang Suku l,” tuturnya.
Sementara untuk zona Vl, Bupati akan melantik kades terpilih di Kantor Camat Semendawai Suku lll.
“Kades terpilih yang akan dilantik di Zona Vl ini diikuti oleh tiga kecamatan, selain Kecamatan Semendawai Suku lll sendiri juga Kecamatan Semendawai Timur dan Belitang ll,” ujarnya.
Dan pada zona terakhir akan diselangarakan pada 10 Juni 2021 bertempat di Kantor Camat Belitang III dan akan melantik kades terpilih dari Kecamatan Belitang III dan Belitang Mulya.
Terkait 12 desa yang masih bersengketa, Hendri mengakui, untuk 12 desa tersebut belum dilakukan pelantikan. (**)











