Modus Jual Sayuran, Wanita Paruh Baya di Palembang Nyambi Jual Shabu

Pelaku paruh baya yang berhasil diamankan polisi.
Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Beralasan tak dibiayai oleh anaknya lagi, Farida (50) wanita paruh bayah yang merupakan warga Jalan PSI Lautan Lorong Cek Latah, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang ini, diringkus Satres Narkoba Polrestabes Palembang, Rabu (21/7/2021) pukul 12.30 WIB, lantaran menjual shabu berkedok jualan sayur-mayur.
Modus Janda anak empat tersebut, memanfaatkan dagangan sayurannya dengan menjual shabu. Aksinya yang tercium warga, menyebabkan keresahan.
Dari informasi warga itulah, Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi, langsung melakukan penyelidikan di Jalan PSI Lautan tepatnya di Lorong Budiman.
Barang bukti.
“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar. Farida ini memang melakukan transaksi Narkoba dengan berjualan shabu. Ia mendapat keuntungan Rp150.000 perpaket kecil,” ujar AKBP Andi, Jumat (23/7/2021).
Andi mengatakan setelah dilakukan penyeldidikan, anggotanya langsung melakukan penggerebekan di TKP. Alhasil, saat digeledah ditemukan barang bukti berupa, 3 bungkus narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat bruto 4,30 gram, dan satu lembar kertas putih.
Petugas memeriksa barang dagangan pelaku.
Selain itu, satu buah timbangan digital warna silver, satu buah skop yang terbuat dari pipet plastik warna hitam, dua bal plastik bening dan uang Rp200.000.
Andi menuturkan, pelaku ini diketahui memang warga Lorong Cek Latah, di kawasan tersebut juga sudah sering dilakukan penggerebekan oleh Satres Narkoba Polrestabes Palembang.
Atas ulahnya Farida terancam pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara diatas 7 tahun.
Sementara itu, Farida saat ditemui di ruang penyidik Narkoba hanya bisa terdiam menyesali perbuatannya.
“Nyesal saya, saya gak tahu bakal ditangkap polisi, awalnya buka warung itu memang untuk berjualan sayur, tapi mau bagaimana lagi kebutuhan sehari hari apalagi sedang covid seperti ini. Dan anak saya tak lagi mengurusi saya.,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.