Sekayu, Sumselupdate.com – Sungguh miris apa yang dialami puluhan siswa SD Negeri Eka Bakti di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Lantaran tak memiliki sarana gedung memadai, puluhan siswa terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar di gudang yang ada di rumah dinas guru.
Pantauan di lapangan, rumah dinas guru berbentuk semi permanen, beratapkan seng dengan kondisi bolong-bolong. Begitu juga dengan plafon sudah terlihat rapuh.
Parahnya lagi, rumah dinas guru itu beberapa sudut bangunan sudah mengalami keretakan. Antara dinding satu dengan lainnya nyaris tidak menyatu alias terpisah. Belum lagi, kondisi ruang dinas guru dan gudang yang sangat sempit.
“Kalau pagi menjelang siang panas nian pak, apolagi ruangan ini sempit,” beber beberapa siswa yang saat itu sempat bermain di dalam ruang kelas III/B, Selasa (26/4).
Terpisah, mantan kepala SD Negeri Eka Bakti, Zainab, SPd mengatakan, apa yang dialami anak didiknya yang saat ini berjumlah 224 siswa sudah dirasakan tiga tahun terakhir.
Menurutnya, saat menjabat kepala SD Negeri Eka Bakti, sudah mengajukan usulan perbaikan kepada pemerintah, namun hingga kini belum terealisasi.
Zainab mengakui, pada 2011 silam, SD Negeri Eka Bakti yang berdiri pada tahun 1982 sudah dilakukan renovasi yang dananya dari APBD dan BOS.
Sehingga saat ini SD Negeri Eka Bakti sudah memiliki gedung permanen dengan jumlah lokal belajar sebanyak lima ruangan, satu ruangan guru, dan satu ruangan kepala sekolah yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3.200 meter persegi. Namun saat ini gedung SD Negeri Eka Bakti ini sudah mengalami kerusakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Drs M Yusuf Amilin mengatakan, sudah mengintruksikan kepada kepala UPTD Dikbud Kecamatan Lais untuk membuat usulan perbaikan gedung SD Negeri Eka Bhakti. “Mudah-mudahan 2017 segera dibangun,” jelasnya. (est)











