Martapura, Sumselupdate.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) OKU Timur melakukan aksi damai guna menuntut percepatan perbaikan infrastruktur jalan. Aksi tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Belitang BK X, pada Selasa (31/1/2017).
Mahasiswa dari beberapa kampus ini menilai, infrastruktur khususnya jalan di sepanjang Bantaran Komering (BK), mulai dari BK 0 hingga 16 kerusakannya sudah mengkhawatirkan dan menghambat aktifitas masyarakat.
Koordinator aksi Ahmad Syairozi dalam orasinya membacakan beberapa tuntutan dari HMI, diantaranya menuntut dan mendesak percepatan pembangunan jalan di OKU Timur.
Menolak pembangunan dengan tambal sulam dan Meminta Pemda OKU Timur untuk melakukan pengawasan pembangunan sesuai SOP. HMI mengancam, bila tuntutan ini tidak segera direalisasikan HMI akan menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat untuk kembali turun ke jalan.
Ketua HMI OKU Timur Irwan Setiardi menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap kinerja pemerintah yang dinilai lamban dalam merespons aspirasi serta keluhan masyarakat.
“Tadi kami juga mengajak masyarakat menandatangani petisi menuntut perhatian pemerintah, bila tidak segera direalisasikan, kami akan mengerahkan massa lebih banyak,” ujarnya melalui telepon kepada wartawan.
Unjuk rasa yang dinamakan aksi 311 ini, melibatkan sekitar 100 orang mahasiswa yang terdiri dari STIT MU, STIPER Belitang dan STIE Trisna Negara. (yul)











