Palembang, Sumselupdate.com –Taman Nasional Sembilang saat ini menjadi obyek wisata andalan Kabupaten Banyuasin. Salah satu daya tarik di Taman Nasional Sembilang, yakni masih beragamnya flaura dan fauna yang masih sangat asli.
Kepala Dinas Pariwisata Seni Budaya, Pemuda dan Olahraga Banyuasin, Dr Drs H Sofran Nurozi, Spd, MM kepada Sumselupdate.com, Rabu (13/4) sore, mengatakan, selain flaura dan fauna yang masih sangat asli, juga adanya burung migran.
Menurut pria yang didapuk menjadi Ketua Ikatan Keluarga Banyuasin (IKBA) ini, fenomena burung migran ini bisa disaksikan oleh turis lokal dan mancanegara yakni pada waktu bulan November hingga Februari.
Sofran mengatakan, untuk menuju ke obyek wisata Taman Nasional Sembilang hanya bisa melalui jalur air. Kawasan paling terdekat menuju ke obyek wisata Taman Nasional Sembilang yakni Pulau Bangka.
“Dari Pulau Bangka hanya butuh waktu satu jam. Kalau dari Kota Palembang tepatnya di Benteng Kuto Besak (BKB) Cuma empat jam. Dan jika dari Pangkalan Balai ke Pelabuhan Tanjung Api-api dua jam, kemudian pakai speedboat menuju Taman Nasional Sembilang hanya dua jam,” kata Ketua Liga Basket Galatama Indonesia ini.
Untuk membuka akses lebih luas agar Taman Nasional Sembilang bisa lebih sering dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin fokus membangun infrastruktur.
Sofran Nurozi mengatakan, usulan pembangunan insfrastruktur itu meliputi pembangunan dermaga, bungalow, dan bus-bus air. “Pembangunan dermaga dan bungalow saat ini sudah kita usulkan ke Kementerian Pariwisata. Dan kita berharap juga dibantu bus-bus air,” katanya. (hyd)











