Menjelang Asian Games, Lokasi Wisata Belum Dikemas Secara Maksimal

Senin, 22 Februari 2016
Pagoda yang berada di Pulau Kemaro menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Provinsi Sumatera Selatan.

Palembang, Sumselupdate.com –Menjelang diselenggarakannya Asian Games 2018, banyak lokasi wisata belum dikemas secara maksimal dari sisi insfrastruktur, sehingga kurang menimbulkan kesan dan menarik bagi para wisatawan.

“Tempat-tempat wisata di Palembang ini sebenarnya sudah tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia, tapi masalahnya kurang begitu dikemas sehingga terlihat biasa saja. Seperti Bukit Siguntang, sebenarnya secara historis begitu luar biasa tapi secara tampilan biasa saja, malah cenderung tidak terawat,” kata Pengurus Asita Sumatera Selatan Bidang Promosi Ari Afrizal, Senin (22/2).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, minimnya insfrastruktur wisata dapat dilihat dari paket wisata air, di mana sarana transportasi dari Benteng Kuto Besak ke Pulau Kemaro, belum ditunjang sarana yang memadai seperti kapal berukuran lebar.

“Jika mau ditonjolkan wisata air ini sebaiknya menggunakan kapal yang agak besar dan bagus, jangan terlihat seperti sudah usang seperti saat ini. Sebagai biro perjalanan yang mengurus wisatawan, saya sering mendengar keluhan mereka yang khawatir kapalnya bakal tenggelam,” urainya.

Sementara itu, kawasan Kampung Arab yang berada di Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang  mulai berbenah, menyusul bakal menjadi salah satu lokasi objek wisata unggulan saat penyelenggaraan Asian Games.

Ketua RT Kampung Arab, Muhammad AK mengatakan, terkait rencana digelarnya Asian Games 2018 nanti, warga Kampung Arab atau lebih dikenal dengan Kampung Al Munawar mulai berbenah dengan membangun dermaga dari bahan kayu unglin tepat bersebelahan dengan masjid A Ditambahkan Ahmad Alkaff tokoh

Menurutnya, dermaga yang rencananya berukuran sekitar 10×10 meter, dijadikan tempat wisatawan bersantai sambil menikmati keindahan Sungai Musi.

Di dekat dermaga nanti, dibangun semacam warung kecil, agar wisatawan bisa santai sambil duduk minum kopi menikmati makanan khas Arab, seperti nasi kebuli, nasi samin, dan kari kambing.

“Alhamdulllah dalam sebulan ini sudah terlihat kemajuannya salah satunya pembuatan dermaga termasuk pembersihan sampah di sekitarnya, “ katanya, Senin (22/2).

Dijelaskannya, untuk Kampung Arab terdiri dari 75 kepala keluarga dengan 250 orang. Seluruh warga menyetujui agar kampong mereka menjadi tempat wisatawan dalam menyambut Asian Games.

Diakuinya, warga sebelumnya sempat khawatir kalau nanti wisatawan tidak mengenakan pakaian yang sopan seperti celana pendek.

Namun, setelah diberi penjelasan perwakilan Dinas Pariwisata, jika wisatawan akan mengenakan pakaian seperti kain dan selendang untuk memasuki Kampung Arab, barulah warga mengerti.

Selain membangun dermaga, di Kampung Arab akan ada peningkatan sarana jalan, dibangunnya toilet, termasuk seluruh rumah warga dicat ulang. (zul)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.