Sekayu, Sumselupdate.com – Kemajuan dan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat kagum Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi.
Hal itu diakui Menteri asal Palembang tersebut saat menghadiri silaturahmi dan tatap muka Menhub RI dengan jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin di Opp Room Pemkab Muba, Rabu (10/4/2019).
“Muba ini telah banyak memberikan kontribusi positif untuk Sumsel dan Indonesia, sejak di era Pak Alex Noerdin dan hingga saat ini Pak Dodi Reza Alex, Muba terus bergema di kancah Nasional maupun Internasional,” ucap Budi Karya.
Menurutnya, selain sangat konsisten dengan percepatan pembangunan infrastruktur, salah satunya peresmian jalan kabupaten sepanjang 126.25 km selama 240 hari kerja, Muba juga telah berhasil menjadi pilot project peremajaan atau replanting perkebunan kelapa sawit milik petani yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
“Bahkan, upaya ini berhasil mendongkrak harga sawit di kalangan petani. Saya kagum dengan Muba dan pak Bupati Dodi Reza sangat komitmen mensejahterakan masyarakatnya,” tuturnya.
Menhub menambahkan, terlebih saat ini Bupati Muba Dodi Reza sedang berupaya merealisasikan rencana pengelolaan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati atau B100.
“Tak henti-hentinya Muba ini berinovasi, saya yakin Muba akan semakin sejahtera kalau terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif untuk warga,” ulasnya.
Terkait penggunaan lapter Sekayu, Budi mengaku dirinya meminta supaya Pemkab Muba segera menyelesaikan proses administrasi. “Kalau administrasi selesai, Kementerian Perhubungan akan segera menindaklanjuti dan Lapter Sekayu segera beroperasi,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menhub RI ke Bumi Serasan Sekate. “Kami sudah lama menanti kehadiran pak Menteri, beliau adalah salah satu putra terbaik Sumsel yang saat ini masuk kabinet pemerintah pusat,” ucapnya.
Dodi Reza menyebutkan, Muba ini tidak terlepas dari SDA melimpah yakni perkebunan, pertambangan dan infrastruktur. Hampir 80 persen masyarakat Muba menggantungkan hidup pada sektor perkebunan.
Oleh karena itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah pusat atas dimulainya gerakan peremajaan kelapa sawit milik rakyat yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
“Kami telah memaksimalkan program Pak Presiden mulai dari pembangunan infastruktur jalan kabupaten dan jalan yang menggunakan aspal karet pertama tingkat kabupaten di Indonesia, pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan tetap lestari termasuk sampai pembentukan UPPB Karet dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
Dirinya juga berkeinginan agar Lapangan Terbang Sekayu nantinya bisa digunakan untuk pembangunan Sekolah Politeknik Penerbangan dan dimanfaatkan, khususnya untuk mengangkut hasil perkebunan di Muba.
“Untuk itu kami harapkan Pak Menteri bisa membantu untuk percepatan realisasinya,” tandasnya.
“Pembangunan politeknik disini sangat strategis karena ditunjang infrastruktur yang cukup, lalulintas penerbangan 0 (nol) dan tidak ada bukit. Mohon dukungannya Pak Menhub Kedepan lapter ini akan kami kembangkan lagi dan terus bersinergi untuk membangun kabupaten yang kami banggakan ini dengan pemerintah pusat,” pungkasnya. (rel)











