Melawan Saat Disergap di Tol Kayuagung, Spesialis Pencuri Mobil L 300 Asal Sulteng Ditembak

Rabu, 20 Mei 2020
Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Masnoni dalam press realese penangkapan Doni yang merupakan spesialis pencuri mobil L300, Rabu (20/5/2020).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pertualangan Doni (30), warga asli Lampung Tengah di dunia hitam, untuk sementara terhenti sudah.

Read More

Residivis kasus narkoba di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sulteng) berhasil diciduk unit Reskrim Polsek Talang Kelapa Banyuasin.

Tersangka Doni disergap petugas di Tol Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) lantaran mencuri mobil Mitsubishi L 300 di Km 16 Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, satu jam setelah menjalankan aksinya, Sabtu (16/5/2020).

Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Masnoni dalam press realese, hari ini, mengatakan, pelaku merupakan spesialis pencuri mobil L300.

Dalam melancarkan aksi, tersangka bertiga dengan dua rekannya, di mana dua di antaranya hingga kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kompol Masnoni mengatakan, pelaku ditangkap di Tol Kayuagung setelah sempat melarikan diri sekitar satu jam usai melakukan aksinya.

Pelaku pun terpaksa diberikan tindakan tegas lantaran mencoba menembak para petugas saat akan ditangkap

“Sempat kabur sampai ke OKI. Namun karena ada GPS sehingga petugas mengejar, meski para pelaku sempat menembak ke arah petugas dan satu pelaku di antaranya dapat kita amankan,”Tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 4e, 5e dari KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Doni mengaku, dia dan dua rekannya sengaja mengitari jalan guna mencari mangsa.

Tepat di KM 18 Banyuasin, mereka bertiga menemukan targetnya. Di lokasi terdapat mobil pick up L 300 BG 8303 JF terparkir.

Doni menceritakan saat kejadian mobil yang mereka bawa tidak bisa berjalan cepat dan sempat mogok dalam perjalanan sehingga akhirnya petugas yang menangkapnya.

“Saya bertugas hanya memantau saja. Kalau aman teman saya yang memetik menggunakan kunci T. Kami tertangkap setelah mobil yang kami curi itu sering mogok,” ujarnya kepada Sumselupdate.com, Rabu (20/5/2020).

Pria lajang ini membenarkan jika dirinya sempat mendekam di Polda Sulawesi Tenggara lantaran pesta shabu. “Ya saya perna ditangkap waktu itu karena pakai shabu,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts