Palembang, Sumselupdate.com – Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya menerima audensi Konsulat Singapura di Medan Richard Terence Grosse, di Ruang Tamu Wagub, Selasa (26/3/2019).
Dalam kesempatan itu Wagub memaparkan sejumlah potensi kekayaan alam yang ada di Sumatera Selatan baik hasil hutan, pertanian, perkebunan dan hasil tambang. Besarnya potensi yang ada tersebut, menurut Wagub sangat disayangkan, karena selama belum diikuti dengan keberadaan pelabuhan laut yang mampu menampung kapal barang dengan kapasitas angkut besar.
“Namun ke depan, Sumsel akan dapat bersaing dengan Provinsi Lampung, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Menyusul akan dibukanya pelabuhan laut di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Carat Tanjung Api-Api. Bahkan pelabuhan salah satu pelabuhan Tanjung Api-Api beberapa waktu lalu sudah diresmikan,” tegas Mawardi.
Pemerintah Provinsi Sumsel, tegas Mawardi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi para investor luar yang berminat menanamkan modalnya di Sumsel. Khususnya di kawasan KEK Tanjung Api-Api. Terlebih ke depan kawasan tersebut selain diproyeksikan menjadi pelabuhan Internasional juga akan dijadikan sebagai kawasan industri.
“Pemprov Sumsel membuka diri, siapapun yang mau berinvestasi. Selama itu serius akan kita akomodir. Pelabuhan yang sudah ada saat ini kapasitasnya masih terbatas dan masih membutuhkan pendalaman agar kapal dengan kapasitas besar dapat bersandar,” imbuh Wagub.
“Jika kawasan KEK Tanjung Api-Api terwujud, maka lalu lintas barang dari Sumsel dengan tujuan negara ekspor akan lebih maksimal,” tandasnya.
Sementara itu Richard Terence Grosse menuturkan, dirinya sengaja melakukan audensi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk melakukan penjajakan kerjasama dalam hal investasi di berbagai bidang.
“Saya dapat informasi, Sumsel memiliki potensi Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api. Saya sudah banyak keliling Sumatera, seperti Jambi, Sumatera Barat dan Sumatera Utara dan hari ini ke Sumsel untuk melakukan eksplorasi,” tegasnya dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata.
Richard berjanji apa yang telah disampaikan Wagub Ir Mawardi Yahya akan dibawanya ke Singapura untuk dijadikan bahan paparan bagi kalangan pengusaha di negera tetangga tersebut. Bahkan dia berjanji dalam waktu enam bulan ke depan akan kembali ke Palembang untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut.
“Enam bulan ke depan, kita akan kembali lagi ke sini (Palembang). Saya lihat Kawasan Tanjung Api-api memiliki potensi besar yang dapat berkompetisi dengan pelabuhan yang ada di Lhokseumawe, Aceh,” pungkasnya. (rel)











