Maulwi Saelan, Mantan Pengawal Presiden Sukarno dan Legenda Sepakbola Tutup Usia

Senin, 10 Oktober 2016
Maulwi Saelan Semasa Hidup

Jakarta, Sumselupdate.com  – Maulwi Saelan, mantan pengawal pribadi Presiden Sukarno dan legenda sepakbola Tanah Air, tutup usia. Pria kelahiran Makassar, 8 Agustus 1928 itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan pada Senin, 10 Oktober 2016 pukul 18.30 WIB.

Sebelum meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Maulwi Saelan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah kurang lebih tiga pekan dan kondisi sempat membaik. Namun, kondisinya kembali menurun dan dibawa ke ICU Rumah Sakit Pertamina.

Berdasarkan data yang dilansir Antara dari tim media PSSI, Maulwi Saelan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, pukul 18.30 WIB. Ajudan presiden pertama RI ini rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2016.

“Pak Maulwi meninggal sore tadi jam 18.30 di RSPP,” kata sejarawan Bonnie Triyana, saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/10/2016). Bonnie adalah salah satu penulis buku ‘Maulwi Saelan: Penjaga Terakhir Soekarno.

Maulwi Saelan menjadi pengawal Bung Karno pada tahun 1962-1965. Dia menjadi salah satu komandan Pasukan Tjakrabirawa yang bertugas mengawal dan mengamankan Presiden Sukarno.

Awal karier Maulwi sebagai anggota Resimen Tjakrabirawa dimulai saat ia masih menjadi Komandan Batalyon Corps Polisi Militer (CPM) Makassar. Saat itu ia hendak memimpin pasukan yang ditugaskan ke Irian Barat. Namun takdir membawanya ke Jakarta untuk jadi bagian Resimen Tjakrabirawa yang dibentuk Presiden Soekarno tahun 1962.

Ia tercatat sebagai Wakil Komandan Resimen Tjakrabirawa. Posisinya sebagai ring 1 Presiden membuatnya disebut sebagai bagian dari sejarah Gerakan 30 September 1965 yang menjadi awal keruntuhan kepemimpinan Sukarno.

Tuduhan itu membawanya dipenjara selama 5 tahun dari tahun 1967 hingga 1972. Di masa senja, Maulwi masih mengabdikan diri di bidang pendidikan, membina sekolah yang dibentuk dengan nilai warisan Buya HAMKA dan Bung Karno.

Selain sebagai mantan pengawal Presiden Sukarno, Maulwi Saelan juga dikenal sebagai salah satu sosok yang pernah aktif bergelut di dunia sepakbola.

Maulwi pernah dipercaya menjabat Ketua Umum PSSI periode 1964-1970. Almarhum juga salah satu penjaga gawang legendaris Indonesia.

Selama berkarir di dunia sepakbola, Maulwi telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Bahkan, almarhum bermain luar biasa saat mengawal gawang Timnas Merah Putih di Olimpiade Melbourne 1956. Saelan juga berhasil mengantar tim sepakbola masuk empat besar Asian Games 1954 dan meraih perunggu Asian Games 1958.

Saat itu, Maulwi Saelan sukses menahan gempuran pemain Uni Soviet sehingga timnas mampu menahan imbang 0-0. Padahal, Uni Soviet saat itu merupakan salah satu tim terkuat di dunia. Prestasi tersebut bisa dikatakan fenomenal dan hingga saat ini belum mampu diimbangi oleh timnas. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts