Lomba Panjat Pinang dan Bidar PTBA Semarakkan HUT ke-72 RI

Kamis, 17 Agustus 2017

Muaraenim, Sumselupdate.com – Memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia, PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA menggelar perlombaan dengan melibatkan masyarakat di daerah Ring I perusahaan dengan mengadakan lomba panjat pinang serta perahu bidar, pada 17-18 Agustus.

Untuk lomba panjat pinang sendiri, diadakan di 25 desa yang berada di Ring I PTBA dan diselenggarakan pada Kamis (17/8/2017). Masing-masing desa akan disediakan 1 pohon pinang serta berbagai hadiah, seperti sepeda, setrika, magicom, peralatan ibadah hingga sembako.

Read More

Sedangkan untuk lomba bidar akan diselenggarakan 18 Agustus yang diikuti 25 tim dari masyarakat sekitar perusahaan. Setiap tim beranggotakan 4 orang ini akan menempuh jarak 250-300 meter di aliran Sungai Talang Gabus. Para pesertai akan memperebutkan hadiah uang pembinaan.

Seperti tahun sebelumnya, pada peringatan 17 Agustus tahun ini, PTBA juga menggelar upacara bendera yang diikuti oleh karyawan PTBA, Persatuan Istri Karyawan PTBA, anak cucu perusahan, serta mitra kerja.

Usai upacara akan digelar demo robot miniatur tambang. Pada demo ini akan diperlihatkan mengenai proses bisnis PTBA kepada para peserta upacara. Selain itu, pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada para pegawai teladan, penghargaan pengabdian masa kerja pegawai, penghargaan purna bakti, serta launching Bukit Asam Innovation Awards (BAIA).

Sebelumnya, pada awal Agustus lalu, PTBA juga telah berpartisipasi dalam Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan program Kementerian BUMN. Pada kegiatan SMN tahun ini, PTBA ditunjuk sebagai koordinator SMN di Riau.

Dalam program ini siswa SMA/SMK dan SLB asal Riau dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah selama satu minggu untuk mengenal berbagai kebudayaan Sulawesi Tengah. Sedangkan di Riau, para siswa dari Palu pun melakukan hal yang sama, mengenal keragaman budaya di Riau.

Selama satu minggu kegiatan SMN ini, para siswa peserta SMN baik yang di Riau dan Palu, diajak berkeliling kota untuk mengenal sejarah kota tersebut, mengunjungi sekolah sebagai kunjungan edukasi, mengunjungi tempat wisata, serta berbaur langsung dengan masyarakat lokal.

Diharapkan melalui kegiatan tersebut, para siswa dapat lebih mengenal keragamaan bangsa Indonesia dan mampu menumbuhkan rasa persatuan dan kebangsaan sejak dini di antara para siswa. (rel/azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts