Lelang Umum Kendaraan Dinas Terancam Gagal

Kendaraan Dinas

Baturaja, Sumselupdate.com – Rencana lelang umum terhadap puluhan kendaraan roda empat dan roda dua milik Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) terancam gagal.

Pasalnya, ada sebagian kepala SKPD mengurungkan niatnya melelang kendaraan Dinas itu dengan alasan masih dibutuhkan untuk operasional.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKU, HM Hanafi SE, Kamis (28/7), mengaku, lelang kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua yang sudah digunakan 10 tahun atau lebih akan dilaksanakan paling lambat awal Agustus nanti.

Menurut dia, saat ini kendaraan yang akan dilelang itu sedang dilakukan pendataan dan proses administrasi oleh bagian aset daerah, sekaligus ditarik ke Pemkab OKU untuk diikut sertakan dalam lelang terbuka.

“Kalau kendaraan roda empat ada sekitar 70 unit, roda dua mungkin ratusan dan nanti siapa saja boleh ikut, kita lakukan lelang terbuka di halaman Pemkab OKU. Yang jadi pemenang langsung melakukan pembayaran di tempat sekaligus kita serahkan naskah lelangnya, kalau tidak ada halangan awal Agustus sudah dilaksanakan,” ungkapnya.

Gara-gara pernyataan Hanafi yang mau membuka lelang itu untuk umum ternyata membuat sebagian kepala SKPD menolak menyerahkan kendaraan dinasnya tersebut.

“Kebetulan di kantor saya ada dua kendaraan roda empat yang sudah bisa diajukan untuk lelang, belum lagi puluhan kendaraan roda dua. Namun karena sistem lelangnya akan dilakukan terbuka untuk umum, maka saya memilih untuk tidak menyerahkan kendaraan dengan alasan masih dibutuhkan buat operasional. Untuk apa lelang kalau orang lain yang dapat, sementara kita harus kehilangan kendaraan,” ungkap salah satu kepala Dinas yang minta namanya dirahasiakan.

Sementara HM Hanafi mengatakan, kendaraan yang akan dilelang berusia di atas 10 tahun. Jika tidak diserahkan atau batal diajukan lelang, maka SKPD bersangkutan wajib menanggung sendiri kebutuhan operasionalnya.

“Kalau tidak dilelang, maka nanti SKPD harus tanggung sendiri kebutuhan operasional kendaraan dinasnya, walau untuk kebutuhan Dinas,” tegas Hanafi. (Yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.