PALI, Sumselupdate.com – Warga Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI dihebohkan dengan suara ledakan disertai api yang menyambar sebuah garasi dan satu unit mobil truk milik Iben (40) warga setempat, pada Selasa (15/1). Penyebab kebakaran diduga adanya kebocoran dari pipa minyak milik Pertamina tak jauh dari lokasi.
“Terdengar suara ledakan yang tidak terlalu kuat, saat itu ada pekerja kami tengah mencuci mobil yang tiba-tiba berteriak dan langsung melompat menjauh dari kobaran api. Beruntung banyak warga melintas dan menolong memadamkan api, sehingga api bisa cepat padam dan tidak menjalar ke bangunan lainnya,” ujar Iben, Rabu (16/1/2019), yang masih trauma.
Meski api cepat dipadamkan, namun diakui Iben, bahwa barang dagangan berupa material bangunan seperti puluhan sak semen dan loster yang ada didalam gudang hangus serta separuh badan mobil truk juga rusak akibat terbakar, serta anak buah kami mengalami trauma.
“Kalau api tidak cepat padam, mungkin toko kami habis juga. Dan anak buah kami saat ini trauma. Atas kejadian ini, kami minta pihak Pertamina untuk bertanggungjawab, karena selain kerugian materil yang mencapai ratusan juta, juga trauma yang tidak mungkin akan hilang dalam waktu singkat,” pintanya.
Asal api dikatakan Iben, tidak diketahui, sebab saat mencuci mobil, pekerjanya tidak sedang merokok atau ada sumber api di sekitar lokasi. “Karena lokasi di pinggir jalan, mungkin saja ada pengguna jalan lewat melempar puntung rokok ke arah pipa bocor yang jaraknya hanya sekitar dua meter dari garasi kami,” imbuhnya.
Sementara itu pantauan di lokasi kejadian, lokasi telah diberi garis polisi dan tampak pipa minyak berukuran 8 inci telah diklam oleh pihak Pertamina serta ada beberapa pekerja dari perusahaan Migas tersebut tengah mengecek lokasi kejadian.
Menanggapi kejadian itu, Ferry Prasetyo Wibowo, Asisten Manager PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field membenarkan ada pipa minyak miliknya yang mengalami kebocoran, namun ketika kejadian, pihaknya langsung ke lokasi untuk menanggulanginya.
“Kami dapat info dari Pertamina Adera dan sejak malam itu juga penanggulangan di back up oleh tim Elnusa dan Adera. Siangnya dari Pendopo mengcek kelapangan untuk memastikan,” terang Ferry, namun belum menjelaskan apa penyebab kebocoran tersebut. (adj)











