Lahir Tanpa Tempurung Kepala, Bayi Asal Sindang Marga Ini Mendapat Perawatan Maksimal

Rabu, 1 November 2017

Sekayu, Sumselupdate.com – Rama, bayi yang lahir prematur dan tidak memiliki tempurung kepala ini mendapatkan perawatan secara maksimal, baik dari pihak RSUD Sekayu maupun Pemerintah Kabupaten Muba.

Buah hati dari pasangan Hengky (25) dan Miftahul Jannah (28) yang merupakan warga Desa Sindang Marga Kecamatan Sungai Keruh ini mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUD Sekayu dan berada di dalam incubator.

Read More

Dengan kondisi demikian mendapat perhatian dari TP PKK Muba,  Sekretaris TP PKK Muba Hj Halimah Rusli beserta pengurus TP PKK Muba langsung menjenguk Rama di RSUD Sekayu dan sekaligus memberikan bantuan dengan didampingi Kabag Kesra H Muhammad Jaya Camat Sungai Keruh Yus Farizal SSTP MSi.

“Kami perihatin dan sangat peduli dengan kondisi Rama ini, kami berharap kondisi Rama bisa normal dan sehat seperti anak-anak lainnya di Muba,” ujarnya prihatin, Rabu (1/11/2017).

Sementara Ketua Tim Medis Kesehatan Rama dari RSUD Sekayu, dr Deasy menyebutkan, saat tiba di RSUD Sekayu kondisi kesehatan Rama sesak nafas dan lemah. “Saat ini sudah kami berikan perawatan maksimal, termasuk juga ibu bayi yang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu,” ungkapnya.

Lanjutnya, penyebab kelahiran Rama yang lahir prematur dan tidak memiliki tempurung kepala itu dikarenakan ibu dari Rama tidak rutin mengecek kondisi kesehatan kehamilan. “Selain itu, si ibu bayi tidak mengonsumsi vitamin saat hamil, ini sangat vatal dampaknya,” terangnya.

Dijelaskan, kondisi Rama saat ini terus diperhatikan. “Pihak rumah sakit dan tim dokter terus berusaha maksimal untuk menjaga kestabilan kesehatan Rama,” katanya.

Hengky ayah dari Rama menyebutkan dirinya sangat berterima kasih atas perhatian Pemkab Muba, RSUD Sekayu. Di jelaskannya bahwa, di masa kehamilan istrinya memang sang istri tidak mengkonsumsi vitamin kehamilan dan tidak pernah mengecek kesehatan kehamilan ke puskesmas terdekat.

“Kami hanya ke puskesmas saat mau melahirkan saja, dan istri saya tidak pernah mengkonsumsi obat vitamin,” akunya.

Camat Sungai Keruh Yus Farizal SSTP MSi menghimbau, supaya ibu-ibu hamil khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Keruh untuk pro aktif dan rutin mengecek kesehatan kehamilan.

“Ini sangat diperlukan, terlebih saat usia hamil muda. Tidak ada alasan untuk tidak berobat, terlebih Pemkab Muba sudah mencanangkan program berobat gratis,” pungkasnya.(est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts