Muaraenim, Sumselupdate.com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk angkutan batubara sepertinya tidak akan ada habisnya.
Baru sehari setelah lakalantas yang merenggut nyawa seorang anggota TNI di Desa Ujanmas Baru Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muaraenim, kali ini truk angkutan batubara BG 8437 UY bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Vixion BG 2384 AAA.
Akibatnya, dua pengendara sepeda motor yang diketahui berstatus pelajar asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu mengalami luka berat dan sempat kritis serta harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Lintas Muaraenim-Palembang, Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujanmas, Selasa (11/4/2017), diduga karena sopir truk batubara tersebut mengantuk.
Bambang Saputra (30), warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, mobil truk angkutan batubara itu melaju kencang dari arah Palembang menuju Lahat, hendak menyalip sebuah mobil di depannya. Dari arah berlawanan, datang sepeda motor korban dan tabrakan terjadi.
Melihat kejadian itu, ia dibantu oleh Nopri (26) dan Gilang Isa (17) langsung berusaha menolong kedua korban yang telah tergeletak di pinggir jalan. “Setelah itu warga sini mulai keluar ikut membantu korban dan mengamankan supir ke kantor Kades Tanjung Raman,” jelas Nopri.
Sementara itu, Sumida (47), pedagang sayur yang berada didekat lokasi kejadian menuturkan, saat dirinya tengah mengupas jagung di depan rumah, dirinya melihat mobil batubara tersebut oleng. Takut tertabrak, ia berlari menyelamatkan diri masuk ke dalam rumah.
“Ketika saya di dalam terdengar suara benturan keras, kemudian warga sekitar teriak minta tolong. Sayapun segera keluar dan mendapati sebuah motor berada dibawah mobil oleng tadi, serta dua orang yang tergeletak,” papar Sumida.
Yudi Noprisal (35), warga Mandala, Indralaya, Ogan Ilir yang merupakan sopir truk batubara tersebut mengaku mengantuk saat mengemudi.
“Saya mengantuk karena sudah bongkar ban mobil (pecah-red). Saya tidak sadar, lalu mobil yang saya kendarai tidak terkendalikan dan menabrak pengendara motor itu,” papar Yudi.
Informasi yang dihimpun Sumselupdate.com, kedua pelajar asal PALI tersebut yakni Roy Sanda Agusman (18) siswa kelas 3 SMAN 1 Penukal dan Fikri (17) siswa kelas 2 SMAN 1 Penukal.
Terpisah, Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasat Lantas AKP Adik Listiyono saat dikonfirmasi membenarkan adanya lakalantas di wilayah hukumnya. “Kedua korban sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan sopir truk sudah diamankan untuk diperiksa,” ujar Adik.
Menurut Adik, dari keterangan sopir mengakui kalau dirinya mengantuk saat menyetir truk batu bara. “Mobilnya sempat oleng dan dia baru tersadar saat sudah menabrak. Ini kelalaian sopir,” jelasnya.
Serta pihaknya juga sudah mengevakuasi mobil truk batubara dan motor korban. (azw)











