Laporan Haris Widodo
Banyuasin, Sumselupdate.com – Konflik antara manusia dan buaya di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali terjadi.
Setelah pada Rabu (3/6/2020), Joni (30), warga Kampung Ratu, Desa Sungsang II, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin tewas dimangsa buaya saat mencari kayu guna memperbaiki alat penangkap ikan bersama ayahnya Asidin (58) di perairan Sungai Bungin tepat wilayah Muara Sungsang.
Kali ini peristiwa sama dialami Yanto (30), warga Jembatan 3, Desa Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin diserang buaya saat mencari kerang.
Yanto diserang binatang buas itu di perairan Alangan Tikus, Muara Sungai, Kabupaten Banyuasin, Senin (8/6/2020), pukul 18.00 WIB. Hingga kini tubuh Yanto belum ditemukan, sebab saat dimangsa buaya tubuhnya diseret ke dalam air.
Direktur Polair Polda Sumsel YS Widodo, Rabu (10/6/2020), menuturkan korban Yanto kesehariannya merupakan nelayan.
Pada 2 Juni 2020 pukul 10.00 WIB, Yanto pergi bersama keempat rekannya Roni, Karno, dan M Dimas, dan Muhammad Hatta untuk mencari kerang atau lokan.
Kelimanya pergi dengan menaiki perahu motor dengan dinahkodai Muhammad Hatta dari Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin menuju Muara Sungai Banyuasin.
Dari keterangan saksi yang selamat, mereka sudah empat hari mencari kerang dan menginap di atas laut.
Pada saat kejadian tepatnya Senin (8/6), pukul 18.00 WIB Yanto dan Karno mencuci kerang di samping kapal tepatnya di perairan Alangan Tikus, Muara Sungai, Kabupaten Banyuasin.
Saat asyik mencuci kerang tiba-tiba tubuh Yanto diserang buaya berukuran besar. Saking cepatnya buaya menyerang, rekannya bernama Karno hanya bisa terpana menyaksikan tubuh temannya diseret ke dalam air.
Korban kedua dalam satu bulan terakhir
Sebelumnya, peristiwa korban dimangsa buaya di Kabupaten Banyuasin juga terjadi tepat satu minggu lalu, yakni pada Rabu (3/6/2020). Korban ialah Joni (30), warga Kampung Ratu, Desa Sungsang II, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Korban tewas diterkam buaya saat mencari kayu guna memperbaiki alat penangkap ikan bersama ayahnya Asidin (58) di perairan Sungai Bungin tepat wilayah Muara Sungsang, Rabu (3/6) pukul 13.30 WIB.
Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes YS Widodo, Kamis (4/6/2020), mengatakan, jasad Joni ditemukan pada malam kejadian.
Sedangkan ayahnya Asidin mengalami luka di bagian punggung dan bagian tangan lantaran ingin menolong anaknya saat diserang hewan buas tersebut. (**)











