Kualitas Udara Palembang Memburuk, AQI Capai 214

Writer: - Minggu, 30 Agustus 2026
Tangkapan layar pemantauan titik hotspot di wilayah Pangkalan Lampam, OKI, yang dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Bupati OKI Muchendi saat patroli udara untuk memantau kondisi karhutla. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berada dalam kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan pemantauan indeks kualitas udara (AQI⁺) US, angka kualitas udara tercatat mencapai 214.Polutan utama yang menjadi perhatian adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 138,7 µg/m³.

Tingginya konsentrasi partikulat halus tersebut membuat kondisi udara di Palembang masuk dalam kategori yang perlu diwaspadai. ada kondisi ini, masyarakat, khususnya kelompok sensitif, perlu lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruanganPaparan polusi udara dalam konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem pernapasan.

Read More

Selain kualitas udara, kondisi cuaca di Palembang saat pemantauan menunjukkan suhu sekitar 28 derajat Celsius.

Kecepatan angin tercatat 14 km/jam, sementara tingkat kelembapan berada di angka 64 persen.

Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Penggunaan masker juga dapat dipertimbangkan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di area dengan paparan polusi tinggi.

Kondisi kualitas udara tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan PM2.5, terutama ketika indeks.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts