Sekayu, Sumselupdate.com -Setelah semua berkas pasangan calon (paslon-red) perseorangan yang telah diserahkan oleh paslon ke KPU Muba, selanjutnya akan dilakukan verifikasi administratif oleh petugas KPU.
“Ya, data yang sudah masuk akan kita verifikasi terlebih dahulu. Karena data dukungan e-KTP yang telah masuk nanti jika ditemukan ada e-KTP yang status pekerjaannya sebagai TNI, Polri, PNS serta instansi yang menyelenggarakan pemilu akan kita coret,” demikian ungkap Ketua KPU Muba melalui Divisi teknik M Ali saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Kamis (11/8).
Dikatakannya, untuk ketentuan data dukungan calon perseorangan tersebut, harus murni warga sipil. Selanjutnya setelah dikakukan verifikasi tersebut, maka hanya data warga sipil yang akan dirujuk untuk persyaratan calon perseorangan.
“Dari data yang ada dan sudah kita teliti, untuk paslon Amiri Arifin-Ahmad Toha AA untuk hardcopy 48.537 dan softcopy 48.623. Jumlah e-KTP yang diserahkan 48.537. Sementara paslon H Ahmad Yanuar Syauki dan Hendri Jaya, untuk hardcopy 40.636 dan softcopy 39.108. Jumlah e-KTP 41.769″, lanjutnya.
Sementara untuk calon perseorangan sendiri mengacu pada PKPU No 3 Tahun 2016 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota.
Bahwa syarat dukungan berupa fotokopi KTP dan dukungan dalam formulir model B.1-KWK perseorangan di Kabupaten Muba minimal mencapai 35 ribu dukungan. Angka tersebut sesuai dengan 8,5 persen dari DPT Pemilu sebelumnya.
Terpisah, ketua Tim Advokasi Paslon Amiri Arifin – Ahmad Toha Etiyani dihubungi portal ini mengatakan, pihaknya optimis hasil verifikasi berkas yang dilakuan oleh KPU untuk pasangan mereka akan lolos.
“Kita sudah menyiapkan jauh hari sebelumnya. Data dukungan yang masuk sekitar 63 ribu namun sudah kita serahkan ke KPU kemarin. Kita optimis pasangan AA akan lolos verifikasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Wisnu Ketua Tim Advokasi paslon H Ahmad Yanuar Syauki dan Hendri Jaya, mengatakan, dukungan yang sudah dipersiapkan berupa e-KTP sebanyak 60 ribu.
“Kita optimis paslon yang kita dukung akan lolos verifikasi karena kita yakin semua berkas yang kita serahkan, khususnya data dukungan sudah lebih dari syarat dukungan yang telah ditetapkan,” imbuhnya. (est)











