Palembang, Sumselupdate.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima laporan harta kekayaan 39 pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada serentak se Sumsel 2018 mendatang.
Dari 9 Kabupaten/kota plus tingkat provinsi (Pilgub) yang melaksanakannya, balon Gubernur dan Wakil Gubernur masih mendominasi jumlah harta kekayaannya, dibanding tingkat kabupaten/kota.
Berdasarkan informasi dari Komisi KPK, melalui situs kpk.go.id yang diumumkan kepada publik, bakal Wakil Gubernur Sumsel Yudha Pratomo berada di urutan pertama. Putra mantan Gubernur Sumsel dr Mahyuddin yang digandeng Ishak Mekki tersebut memiliki harta kekayaan sebesar Rp82 miliar.
Sementara diurutan kedua, terdapat nama bakal calon Walikota Palembang Mularis Djahri, dengan harta kekayaan sebesar Rp49 miliar.
Mularis yang diusung Hanura, Golkar dan PPP di Pilkada Palembang berpasangan dengan Syaidina Ali, mengalahkan kekayaan calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota se Sumsel yang mengikuti Pilkada tahun ini.
Lalu di urutan ketiga, terdapat nama Balon Bupati Lahat Bursa Zarnubi. Ipar dari Bupati Lahat Syarifudin Aswari Rivai ini memiliki total harta kekayaan sebesar Rp37 miliar.
Sementara diurutan ke empat ada nama Balon Wakil Walikota Palembang Kgs Abdul Rozak, Ketua DPD Nasdem Palembang yang digandeng Sarimuda tersebut memiliki harta kekayaan sebesar Rp35 miliar.
Diposisi kelima diduduki balon Gubernur Sumsel Herman Deru, mantan Bupati OKU Timur dua periode yang maju Pilgub menggandeng mantan Bupati OI Mawardi Yahya ini memiliki total harta kekayaan sebesar Rp34 miliar.
Sementara balon Gubernur Sumsel H Dodi Reza Alex berada di urutan ke enam. Bupati Musi Banyuasin (Muba) sekaligus putra Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang maju Pilgub dengan menggandeng Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda N Kiemas ini memiliki kekayaan yang dilaporkan ke KPK sebesar Rp31 miliar.
Diurutan ketujuh, terdapat nama Bupati Lahat sekaligus Ketua DPD Gerindra Sumsel Syarifudin Aswari Rivai. Balon Gubernur Sumsel yang mengganden Walikota Pangkalpinang M Irwansyah ini tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp28 miliar.
Kemudian disusul nama balon Bupati OKI Iskandar, dimana pria yang masih menjabat Bupati OKI itu memiliki harta kekayaan yang dilaporkan ke KPK sebanyak Rp27 miliar.
Sedangkan diposisi kesembilan diduduki, balon Bupati Lahat dari jalur independen Dodo Arman yang memiliki kekayaan sekitar Rp17 miliar.
Namun, kemungkinan besar pencalonan dirinya bersama Sutrisno akan terhenti ditengah jalan, karena dianggap KPU Lahat Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam hal administrasi berkas pencalonan.
Sementara diposisi 10 besar terdapat nama anggota DPRD Banyuasin dari fraksi PDI Perjuangan Askolani. Pria yang maju bersama politisi senior Slamet Sumosentomo di Pilkada Banyuasin, tercatat memiliki harta kekayaan sekitar Rp16 miliar. (ery)











