Lahat, Sumselupdate.com – Bencana banjir bandang yang menimpa sejumlah pemukiman warga di Kabupaten Lahat yang berujung pada kerusakan sejumlah rumah dan putusnya Jembatan Mulak Ulu yang menghubungkan Kabupaten Lahat dengan ruas lintas tengah Kabupaten Muara Enim menyisakan rasa keprihatinan.
Sebagai bentuk rasa prihatin dan untuk mengobati kekalutan warga korban banjir, Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto mendatangi warga dan mengecek kesiapan posko penanganan banjir di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkal, Kabupaten Lahat.
Kedatangan gubernur dan rombongan disambut sukacita oleh warga, terlebih Herman Deru ikut membantu salah satu warga korban banjir tengah berusaha mencari sisa barang dari rumahnya setelah diterjang banjir.
“Saya bersama pak Pangdam, pak Kapolda, pak Bupati lengkap hadir hadir disini ikut prihatin turut merasakan apa yang dialami warga di sini. Paling tidak kehadiran kami ini dapat mengurangi rasa gundah warga, seligus mencari solusi yang terbaik dalam upaya penanganan pasca bencana banjir ini,” ujar Herman Deru.
Pada kesempatan itu Herman Deru berjanji akan turut memberikan bantuan untuk perbaikan dan pembangunan kembali bagi rumah warga yang rusak diseret banjir. Karena selain 10 unit rumah mengalami rusak berat, juga ada 74 unit rumah lagi rusak ringan. Serta 24 hektar lahan padi siap panen diseret arus sekaligus mengakibatkan rusaknya saluran irigasi sepanjang 500 meter.
“Saya telah mendapat laporan ada 10 unit rumah yang rusak dan mendesak dilakukan perbaikan. Kita sudah sepakat dengan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lahat untuk tidak dibebani pada masyarakat yang menjadi korban. Adapun proses pembangunan kembali rumah warga paling lama satu bulan termasuk fasilitas umum lainnya,” tambahnya.
Herman Deru berharap pada aparat keamanan TNI/Polri untuk memberikan bantuan terutama pengawasan keamanan selama proses pembangunan rumah dan pasilitas umum. Di samping itu dia menyebut selain kerusakan rumah tempat tinggal dan pasilitas umum, banjir banding di Kabupten Lahat kali ini juga merusak jaringan suplay listrik.
“Selain rumah dan paslitas umum yang rusak, banjir bandang kali ini juga merusak 24 hektar sawah serta sempat memutuskan jaringan listrik, karena itu saya mengintrusikan kepada PLN, paling lama 1×24 jam kedepan listrik kembali menyala dengan normal,” harapnya.
Dia mengapresiasi sigapnya Bupati Lahat dalam merespon dampak yang timbul pasca terjadinya banjir. “Terimakasih pak bupati sudah cepat tanggap. Begitu mendapat kabar dan ada berita di tv, langsung saya telepon pak Cek Ujang, ternyata beliau sudah melakukan upaya untuk membantu warga,” tandasnya.
Ditengah kunjungannya meninjau lokasi banjir Herman Deru juga menyerahkan bantuan sembako 3,5 ton beras. Matras 22 paket, selimut 22 lembar, seragam dan perlengkapan anak sekolah serta kelengkapan peralatan banyi dan bantuk bantuan material lainnya. (rel)











