Konser Amal ‘NTT adalah Kita’, Korban Terdampak Badai Siklon Tropis Seroja Butuh Uluran Tangan

NTT, Sumselupdate.com – Guna membantu korban terdampak dari Badai Siklon Tropis Seroja, menghantam area Nusa Tenggara Timur awal April 2021, yang saat ini masih harus berjuang hidup di gubuk, tenda, maupun tempat kerabat dengan fasilitas yang sangat terbatas. Habitat for Humanity Indonesia berkolaborasi dengan Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal NTT, menggelar Konser Amal bertajuk ‘NTT adalah Kita’.

Konser aman ini, tak lain untuk menggerakkan lebih banyak orang mengambil bagian untuk mendukung pembangunan kembali NTT. Konser ini rencananya akan tayang perdana 6 Agustus 2021 pukul 19.00 WIB di kanal Youtube dan Facebook Berita Satu dan Vidio.com.

Read More

Sementara bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan konser dapat kembali menyaksikannya melalui loket.com pada 7-15 Agustus 2021.

Nantinya, seluruh dana yang terkumpul dari konser ini akan digunakan untuk membangun rumah layak bagi keluarga penyintas bencana di Kelurahan Oeasao dan Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, NTT.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kupang,  Krispianus Patmawan, dalam konferensi pers, Rabu (28/7/2021) memberikan apresiasi dari semangat Habitat for Humanity Indonesia, bersama para mitra untuk membangun kembali rumah keluarga-keluarga yang rusak bahkan hilang akibat badai siklon tropis seroja beberapa bulan lalu.

Rumah yang layak sangat penting karena menjadi tempat setiap keluarga dapat berteduh, berlindung, dan membangun hubungan sosial mereka.

“Itulah sebabnya atas nama Kabupaten Kupang, kami terus berupaya bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat seperti Habitat Indonesia agar bersama membangun hunian yang layak bagi para penyintas bencana di Kabupaten Kupang agar mereka mampu bangkit kembali. Mari masyarakat Indonesia bersama menyatakan kepedulian membangun bangsa yang kuat dan tangguh dimulai dari mendukung keluarga terutama mereka yang terdampak bencana di NTT,” katanya.

Ananda Sukarlan menambahkan, seniman selama ini memang selalu dekat dengan masyarakat baik suka maupun duka.

“Kami berharap melalui musik dan karya dalam konser ini, kami bisa membantu saudara-saudara kami di NTT dengan mengajak kita semua berkontribusi membangun rumah layak bagi mereka,” ucapnya.

Senada, Musisi asal Rote Ndao, Ganzer Lana, mengaku sangat prihatin dengan kondisi korban dari bencana di NTT yang belum membaik.

“Saya merasa sedih apalagi teman-teman di sana sering menghubungi saya untuk meminta bantuan. Sejalan dengan kecintaan saya terhadap instrumen musik NTT, konser ini adalah sesuatu yang tepat untuk saya ikuti,” jelasnya.

“Saya berharap semoga melalui konser amal ini, banyak dana yang terkumpul dari tangan-tangan orang baik sehingga banyak keluarga-keluarga penyintas bencana memperoleh hunian yang layak. Mari kita dukung NTT agar dapat bangkit kembali, karena NTT adalah Kita,” tambahnya.

Semua dana yang terkumpul dalam konser ini akan disalurkan melalui Habitat Indonesia yang akan digunakan untuk penyediaan rumah layak bagi keluarga penyintas bencana di NTT.

Terakhir, Susanto Samsudin, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, menyampaikan, rumah seperti diketahui sangat penting bagi mereka, untuk berlindung dari panas dan hujan, serta saat ini juga masih dalam suasana pandemic Covid-19.

“Kita diajak untuk turut merasakan apa yang mereka rasakan. Sebuah dampak positif bisa terjadi bagi keluarga penyintas bencana di NTT jika kita semua bersama-sama mengambil bagian. Didorong oleh semangat persatuan sebagai satu bangsa dan saudara di Indonesia, Habitat Indonesia ingin mengajak lebih banyak orang, bahkan hanya dari rumah saja, kita bisa ikut berperan membantu mereka dengan menggunakan teknologi yang ada,” jelasnya.

Donasi untuk NTT diselenggarakan sejak Juni lalu dan dilakukan secara daring dengan memanfaatkan pembayaran non tunai. Oleh karena itu, Habitat bekerja sama dengan DANA sebagai mitra pembayaran digital guna membuka kesempatan lebih luas bagi siapapun untuk berdonasi.

Keterlibatan DANA juga diungkapkan oleh Agustina Samara, Chief People & Corporate Strategy Officer DANA sebagai bentuk kepedulian DANA untuk membantu sesama.

“Bergerak di industri teknologi finansial tidak menghentikan kami untuk berkontribusi dalam memulihkan kondisi teman-teman di NTT. Sebaliknya, kami sadar betul bahwa donasi yang dikumpulkan akan lebih optimal apabila digarap secara daring. Dengan teknologi dan jangkauan yang dimiliki, DANA dapat membantu mempercepat dan memudahkan metode pengumpulan donasi secara digital, yang terintegrasi langsung dengan Kitabisa.com, dan mengomunikasikannya melalui berbagai aset komunikasi yang kami miliki. Besar harapan kami, donasi yang terkumpul ini dapat membangkitkan kembali NTT sekarang dan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Kesempatan masyarakat untuk mengulurkan bantuannya dengan cara berdonasi daring masih terbuka lebar melalui dompet digital DANA. Caranya, pengguna dapat membuka aplikasi DANA dan menuju bagian Charity untuk kemudian mengakses DANA Donasi. Pengguna dapat mencari informasi berupa banner NTT Bangkit dan melakukan donasi sesuai nominal yang diinginkan.

Harapan serupa untuk membangkitkan kembali NTT ini juga disambut hangat oleh Kitabisa.com selaku mitra DANA sekaligus wadah penggalangan donasi ini.

“Inisiatif Habitat for Humanity dan DANA selaras dengan misi kami dalam memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan semangat kebaikan. Semoga sinergi banyak pihak dalam donasi NTT Bangkit dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Marisa Thara Wardhani, Head of Brand Partnership Kitabisa.com. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.